Dasar! Pemberi Harapan Palsu

oleh pada Rabu, Mei 30th, 2012 dilihat 5.790 kali

Asyik nih dapet gebetan baru, yuhuu.. Berawal dari sekedar kenal lewat chatting di sosial media, saling tukeran nomor handphone, dan lempar perhatian, lalu proses terakhirnya ketemuan deh. Hmm…pasti banyak dong diantara kalian yang pernah mengalami masa-masa itu. Bisa dibilang sih itu sesuatu yang nggak bisa dihindari oleh setiap remaja seperti kita ini. Banyak teman-teman di luar sana yang udah berhasil mendapatkan pacar dari hal-hal semacam itu.

Eitts! Tapi banyak juga lho yang dibikin galau karena perkenalan singkat ini. Kenapa? Karena secara fisik, kita baru kenal si dia secara singkat banget. Bahkan, kita juga belum tahu secara detail bagaimana seluk beluk kehidupanya. Emm…tapi sudah saling tukar rayuan maut saja nih, nggak jarang juga saling tukar perhatian gitu deh. Ya, walau cuma ketemu baru sekali dua kali saja.

Nah kejadian ini yang memunculkan si Pemberi Harapan Palsu (PHP). Siapa hayo yang pernah mengalami kayak gini? Uuhh! Pasti rasanya seperti langit mau runtuh deh kalo udah mengalami PHP ini. Gimana nggak coba, setelah dia membuat kita ngefly karena rayuan dan perhatiannya. Eh, tiba-tiba dia  menghilang saja dari kita, yang lebih mengerikan lagi kalo tiba-tiba dia muncul dengan menggandeng pacar barunya. Kalau sudah kayak gitu banyak deh status mellow yang berkeliaran di timeline atau beranda.

Seseorang Melakukan PHP Nggak Tanpa Alasan Kok.

Pelarian bahkan pelampiasan dari hubungan dia yang nggak menyenangkan buatnya. Jadi dia datang buat menyakiti hati orang lain saja deh. Banyak kok motif pelaku PHP yang kayak gini. Ada tujuan yang terselubung yang ingin dia capai. Kayak misalnya dia pengen eksis dengan memberi harapan palsu gini, pengen pamer di depan teman-temannya kalau dia bisa dapet gebetan banyak. Huh! Perasaan kok dibuat main-main sih. Bahkan, dia punya kebahagiaan tersendiri kalau melakukan PHP ini. Kayak psikisnya terganggu saja nih. Seremmm!

Gimana Sih Ciri-Ciri Seseoarang PHP ?

  • Biasanya sih orangya supel, asyik dan mengumbar pesona karismatik gitu deh. Memberi perhatian lebih dan suka banget gombal, bahkan sampai memberi harapan selangit juga
  • Suka sms atau telpon setiap saat dengan kata-kata mesra, kayak berusaha bikin kita serasa terbang.
  • Pinter merayu dan care banget. Mau jadi pendengar curhatan yang baik, tapi dia lakukan nggak hanya sama satu orang saja.
  • Suka banget menggantungkan hubungan. Alasanya sih mau jadi sahabatan atau kalau nggak jadi hubungan kakak adik.
  • Mengumbar rayuan mesra tapi nggak cuma ke satu orang saja dan nggak pernah nyatain cinta alias nggak jadian-jadian.
  • Hmm.. kalau pun berakhir jadian, itupun karena merasa kasian dan pasti hubunganntya nggak bakal bisa longlast.

Terus Apa yang Harus Kita Lakukan?

Mulai sekarang kalau mau kenal sama cowok/cewek harus pintar pilah-pilih dulu, bukan berarti kamu harus curiga ke semua orang. Maksudnya, jangan mudah kenalan sama orang. Kita juga harus lebih smart dalam menjalani hubungan, kalau ada orang yang bikin melayang, jangan langsung beranggapan kalau orang itu suka sama kita.

Jangan terlalu mengumbar kepercayaan penuh ke orang yang baru saja kita kenal. Seperti menceritakan bagian yang paling pribadi dari diri atau keluarga kamu, bisa-bisa dia cerita nanti ke banyak orang tentang kekurangan kamu.

Tunjukan nilai positif kamu kepada gebetan yang baru saja dikenal, biar nggak jadi korban PHP. Nggak bisa dipungkiri lagi pasti cowok/cewek bakalan mencari seseoarang yang terbaik buat dirinya.  So, bisa aja rasa ke-PHP-an itu muncul pada waktu cowok/cewek itu mencari yang terbaik buat dirinya. Bisa jadi, di awal perkenalan dia sudah mulai suka sama kita, tapi setelah dia mengetahui ada beberapa sifat kamu yang nggak dia suka. Hmm.. sah-sah saja, kan belum ada komitmen pasti.

-berbagai sumber-

5 Responses to “Dasar! Pemberi Harapan Palsu”

  1. yenni mengatakan:

    PHP, Prnah jadi Korban dan pernah juga sebagai pelaku

  2. parking mengatakan:

    terima kasih atas informasi yang sudah di berikan

  3. vakum pembesar penis mengatakan:

    ga banget deh PHP… lebih baek tentukan kepastian saja

  4. d_wi mengatakan:

    sssiiiippppp

Leave a Reply

KATA MEREKA