Perjuangan Awan Voice Mendaki Popularitas

oleh pada Sabtu, Maret 9th, 2013 dilihat 2.467 kali

Lucu, kreatif dan gokil, yup itulah image yang melekat pada grup acapela Awan Voice. Empat besar kontestan X-Factor ini sempat membuat beberapa artis besar seperti Ahmad Dhani, Rossa, dan Beby Romeo kagum karena kekreativannya.  Semenjak tampil di acara tersebut, kepopuleran  Awan menjadi melejit.  Nah, untuk mencapai tingkat kepopulerannya sekarang ini bisa dibilang bukan hal mudah lho kawan. Mau tahu lika-liku perjuangan mereka? Simak terus hasil wawancara Ekspresi Suara Remaja kali ini ya.

Halo, Awan Voice terbentuk kapan sih?

Kita terbentuk pada tanggal 27 Februari 2007

Konsep awal Awan sendiri itu bagaimana sih?

Rizky: Sebenarnya setiap performance kita acapella nasyid, tapi kita juga mengikuti tuntutan pasar. Bisa dibilang bermetamorfosis untuk mengikuti pasar. Sekarang kalau kita mengikuti  idealisme masing-masing  itu susah diterima masyarakat. Sama saja dengan karya-karya kita nggak bisa dinikmati dong. Makanya kita formatnya nasyid, tapi kita tetap mengembangkan diri untuk  totalitas yang lebih lagi. Minimal kita punya konten yang bernilai positif.

Kenalan dong? Personil Awan siapa saja?

Didik Husada (Choir 1) Hari Nugraha (Choir 2) Rizki Novandi (Vokal), dan Tedy Zulqirofik (Perkusi), Ivan (bass)

Karya-karya yang pernah di keluarkan Awan?

Rizky: Kita sudah pernah mengeluarkan mini album album, berisi 6 lagu, kita juga pernah mengeluarkan single berjudul Bismillah, kita share juga di youtube, Alhamdulillah sambutan pasar bagus.

Prestasi apa saja yang sudah dicapai Awan?

Ivan: Untuk prestasi, ditahun 2009 kita menang jadi juara Nasional Festival Nasyid Pemuda Indonesia yang diselenggarakan oleh Menpora. Tahun 2010 alhamdulillah kita jadi semifinalis Suara Indonesia  di salah satu stasiun TV juga. Terus yang baru saja, di tahun 2013 kita jadi 14 besar kontestan X-Factor Indonesia.

Motivasi untuk membentuk grup acapela awan ini sebenarnya apa sih?

Rizky: Yang pasti kita punya kecintaan yang sama terhadap music dan nasyid. Pertama kali format  terbentuknya awan kan dalam bentuk nasyid. Seiring dengan permintaan pasar kita juga mengembangkan kreatifitas.

Puas nggak sih dengan prestasi Awan sekarang

Didik: Kalau puas sih belum, sama sekali belum puas. Karena, masing-masing orang punya tingkat kepuasan yang berbeda. Nah untuk saat ini Awan merasa belum puas. Titik kepuasan dan kesuksesan  Awan adalah apabila seseorang bisa menjadi positif karena mendengarkan lagu-lagu Awan. Bisa ikut terbawa suasana baik dari karya-karya kita.

Rencana kedepannya Awan mau melakukan apa lagi?

Rizky: Rencananya kita akan membuat album sendiri. Kita juga masih mengumpulkan materi. Dari X-Factor kemarin alahamdulillah kita sudah terikat kontrak dengan sebuah label rekaman. Namun untuk kedepannya kita masih perlu musyawarah lagi. Pokoknya ditunggu saja deh.

Dapat dari mana sih ide kreatif yang suka nge-mix lagu-lagu itu?

Rizky: Lagu-lagu awan seperti Saiful Is Beautiful dan lain-lain itu sebenarnya di ciptakan secar nggak sengaja.

Uki: Awalnya perfom Awan kan butuh penyegaran,nah biar nggak bosen, kita suka menyanyikan lagu- lagu orang. Akhirnya ya jadi nya seperti itu.  Dan saat tampil di X-Factor dengan lagu yang mix itu ternyata penonton lebih suka, oh ternyata kocak juga ya, lucu, gokil.  Jadi berawal dari guyonan saja sih.

Pengalaman yang paling berkesan dari X-Factor?

Didik: Kami banyak belajar disana, terutama tentang dunia entertain. Kami belaja dari orang-orang yang berkompeten di bidang ini seperti Ahmad Dhani, Rossa, dan Beby Romeo, dan mbak Naggung. Mereka memberikan banyak masukan untuk kami yang notabene mempunyai kapasitas yang besar dalam dunia permusikan. Selain itu kita juga nambah banyak teman dan memperbanyak link.

Momen X-factor kemarin kan membuat Awan lebih dikenal nih, nah bagaimana cara kalian menyikapinya?

Didik: Jujur kami sedikit kaget, kami tampil di TV kan jarang-jarang, tapi setelah beberapa kali tampil di X-Factor kami jadi banyak dikenal orang. Kalau kami sih biasa saja, cumin expektasi orang diluar itu luar biasa. Sering saat jalan-jalan kita disapa “Ih masnya personil Awan ya?” Kitanya sih jawabnya asal, “Awan yang mana bu, ibu salah orang kali.”

Nyangka nggak sih bisa masuk sampai ke tahap wild card?

Didik: Nggak nyangka banget, jujur ketika ketika masuk babak Judges Home Visit saja nggak nyangka. Apalagi ketika kita sudah tereliminasi , Awan diminta tampil lagi untuk memperebutkan Wild Card. Kita sih niatnya tampil saja. Yang penting menghibur, semua orang senang, kami juga ikut senang. Masalah menang dan nggak itu masalah belakangan. Semuanya sudah diatur, ini yang terbaik untuk kita.

Tips kompak dari Awan sendiri apa?

Ivan: Kita mencoba memahami karakter masing-masing. Setiap personil memiliki karakter sendiri-sendiri mau nggak mau kita harus memahami satu sama lain. Jangan pengen menang sendiri terus. Kita harus mau mengalah.

Selama terbentuknya Awan sampai sekarang ini, kendalanya apa saja?

Uki: Kita terbentur sama yang namanya idealis dan realistis ya. Disaat kita sudah pada lulus kuliah, kita butuh hidup, butuh keluarga, butuh macam-macam. Akhirnya personil kita mundur. Ya mungkin jalannya sudah beda. Inilah impian kita, makanya teman-teman di Awan ini sudah banyak berkorban. Saya sendiri dan Rizky keluar dari pekerjaan tetap saya hanya demi Awan. Kami mencoba bekerja sesuai hati.

Schedule kedepannya Awan ada acara apa nih?   

Rizky: Rencananya 30 Maret tampil di Panasonic Gobel Award.

Tips menjadi grup vocal yang solid kayak Awan ini bagaimana?

Uki: Tips nya cuma satu, harus tetap survive. Kita akan mencoba bertahan dan bertahan di industry ini. Teman-teman Awan sudah tahu  apapun keadaannya, kita sudah banyak berkorban, Intinya komitmen dan tetap survive.

Harapan Awan yang belum tercapai apa nih?

Hari: Kita akan terus berkarya sampai kita masih bisa berkarya sampai nanti sudah tua. Never ending moment. 

Nah, itu tadi pengalaman personil Awan. Ternyata untuk mencapai impian itu susah, perlu perjuangan. Benar sekali yang di bilang oleh Mas Uki. Kalau untuk mencapai sesuatu kita harus mau berkorban. Semoga kita bisa belajar dari jatuh bangunnya Awan mencapai mimpinya. Yup, pengen kenal lebih jauh dengan Awan, gabung saja digrup facebook nya di sini atau follow twitter mereka ya.   @RizkiAwanNasyid @didiawanvoice @harnug_awan @ivanskateady @uki_awan

Foto: ddk.pribadi & berbagai sumber

Tags: , , ,

One Response to “Perjuangan Awan Voice Mendaki Popularitas”

  1. zayn mengatakan:

    lagu aslinya awan keren2…dari bismillah sampe kekasih Alloh…sampe2 anak didik nasyidq pada minta dilatih bwat lagunya awan bwatwisuda pptq ibnu abbas bulan juni besok…..kira kira mw hadir gak nih,alamatnya di pptq ibnu abbas klaten

Leave a Reply