Renungan di Hari Pendidikan Nasional

oleh pada Kamis, Mei 2nd, 2013 dilihat 671 kali

Selamat hari pendidikan nasional, kawan! Yap, hari ini tepat di tanggal 2 Mei 2013 Indonesia merayakan hari hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Tahukah kalian bahwa peringatan hari pendidikan nasional ini di latar belakangi oleh hari kelahiran tokoh pendidikan nasional, yaitu Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau sering dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara yang lahir pada 2 Mei 1889.

Bicara soal Hari Pendidikan Nasional, harusnya ini menjadi suatu kebahagiaan bagi para pelajar semua, khususnya ada di Indonesia. Tapi apakah rasa bahagia dan kenyamanan itu adalah hal yang sedang di rasakan para pelajar sekarang ini? Atau bahkan sebaliknya?

Kalau kita mencoba untuk menoleh ke belakang, sungguh sangat ironis sekali, karena nampaknya Hari Pendidikan Nasional ini belum berpengaruh lebih untuk para pelajar di Indonesia. Ini dapat dibuktikan bahwa kurangnya perhatian dari pemerintah bagi pendidikan di Indonesia. Masih banyak sekali anak-anak yang nggak bisa bersekolah karena masalah ekonomi dari keluarganya. Banyak para anak-anak di jalanan yang lebih memilih menghabiskan waktunya untuk mengamen dari pada bersekolah. Serta masih banyak anak-anak yang belum mendapat fasilitas belajar mengajar yang memadai.

Selain itu banyak para pelajar yang mengeluh dengan sulitnya pendidikan sekarang ini. Apalagi pemerintah dari tahun ke tahun selalu menaikan jumlah rata-rata kelulusan Ujian Nasioanal (UN), banyak yang beranggapan kalau ini menjadi beban mental bagi para pelajar di Indonesia.

Nggak hanya itu, penyelenggaraan UN juga semakin berantakan. Sebagai bukti pada UN tahun ini saja. UN gagal digelar secara serentak karena soal ujiannya datang terlambat, jadwal ujian akhir nasional siswa SMA di 11 provinsi ini diundur.

Tapi di balik itu semua kita nggak boleh sepenuhnya menyalahkan pemerintah kita. Karena peran orang tua dalam memberi semangat belajar demi keberhasilan anaknya pun juga berpengaruh bagi kemajuan para pelajar di Indonesia. Namun para pelajar juga harus bersungguh-sungguh dalam belajar. Selain itu juga harus lebih bijaksana dalam mensikapi kehidupan di era globalisasi seperti sekarang ini agar kalian bisa menemukan proses belajar yang benar. Karena, proses belajar yang salah akan menimbulkan kegagalan bagi kesuksesan kalian.

Ekpresi Suara Remaja berharap semoga mulai sekarang nggak ada lagi yang namanya masalah dalam dunia pendidikan di Indonesia yang berdampak bagi para pelajar-pelajar di Indonesia. Semangat ya, kawan! Sekali lagi, Selamat Hari Pendidikan Nasional. Tut Wuri handayani.

Foto: dearryk.com

 

Leave a Reply