youtex-jepang-1

Remaja.suaramerdeka.com –  Istata Luqman Adhicahyono, seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universtas Diponegoro Tahun 2013. Meskipun sekarang sudah memasuki semester tua, tapi dia kerap ikut berpartisipasi dalam kegiatan luar perkuliahan. Cowok kelahiran Magelang, 24 Desember 1994 ini boleh  berbangga, karena pada tanggal 17- 22 September 2016 dia berhasil lolos seleksi  YOUTEX di Tokyo, Jepang dan membuatnya meraih “1st Winner Best Delegate’s International Symposium”.

YOUTEX itu sendiri seperti acara semacam short course(pelatihan singkat) terus diakhir acara itu ada yang namanya symposium partisipan”, ujarnya.

Awal mulanya  dia memperoleh informasi dari teman mengenai acara YOUTEX tersebut. Setelah melewati beberapa seleksi, cowok yang akrab disapa Tata ini berhasil lolos bersama dengan salah satu temannya dari  jurusan Elektro Undip. Mereka menyingkirkan  beberapa pemuda di ASEAN yang ikut berpartisipasi dalam seleksi tersebut.

 “Latihannya sih sebenernya agak sederhana ya, dimana disana itu kita semacam pindah kelas (moving kelas) jadi bukan pembicara yang di datengin ke kitanya, tapi kita yang dateng ke pembicaranya. Jadi kita langsung belajar kepada pengusaha-pengusaha atau rekan-rekan yang kemudian memang bisa kita tuju. Kemarin itu sempet kita belajar di Wiraika, kemudian belajar di Sony kemudian ke Panasonic kemudian beberapa tempat wisata juga kita  kunjungi karena berbagai pelatihan itu juga kita perlu yang namanya risetkan sama marketing riset, dimana kita semacam mengambil beberapa perjalanan market di Jepang itu seperti apa. pasar-pasar, apa sih yang membedakan tiap-tiap  pasar di Jepang itu seperti apa, kita itu ada market riset seperti itu,” ungkap Tata.

Di dalam acara tersebut, Tata terpilih menjadi salah satu ketua kelompok. Dalam pembentukan kelompok tersebut, tiap kelompok mempresentasikan perjalanan mereka di Tokyo dalam bentuk video.

“Kemudian, intinya, kita melaksanakan pelatihan, kemudian yang terakhir itu kita melaksanakan Internasional Symposium, dimana itu ada satu profesor kemudian ada satu perwakilan dari PPI Jepang seperti itu,” tuturnya menjelaskan.

Satu kalimat yang dia ingat dari perjalanannya di Tokyo, Jepang adalah “Let the world became your playground, learn from it and changes become positif”. “Jadi, jadikanlah dunia itu sebagai taman bermainmu dan pelajarilah segala hal dan kamu ubah”.

Congrats, Tata!

Foto: kamusundip.com

Tags: , , , , , ,

LIKE AND SHARE!
3816
Terima kasih!
0
0
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar