0685c55f54fae1b05e0cee76ed37b2fd4ed49c4f

Remaja.suaramerdeka.com – Orang caper alias cari perhatian sering terlihat di manapun kamu berada ya. Orang-orang yang masuk dalam kelompok ini biasanya selalu melakukan hal-hal untuk menarik perhatian orang lain. Inti dari apa yang dia lakukan adalah untuk menjadikan dirinya sebagai pusat perhatian. Kalau misi itu belum tercapai, maka dia akan terus melakukannya sampai berhasil.

Nah, pada ‘Kamu Tipe ‘Caper’ yang Seperti Apa? Yuk, Intip! Part 1’ sudah dijabarkan tujuh tipe ‘caper’ yang biasa orang lakukan lho, ini enam tipe selanjutnya.  Check these out!

The Busy Bee

Orang paling sibuk abad ini! Misalnya, semua orang bersiap untuk pensi sekolah, semua orang pasti sibuk dong. Nah, Miss Busy Bee ini selalu ngomong “I’m sorry I’m too busy” padahal si Ketua Panitia Pensi saja, walaupun sesibuk itu, nggak pernah jadi sok sibuk. Dia selalu terlihat mondar-mandir nggak jelas apa yang dilakuinnya. Yang diharapkan, dia dapat cap siswa paling cekatan dan super sibuk.

The Feigner

Di sini si caper menggunakan ‘air mata buaya’ untuk menyangkal sesuatu. Metode yang paling efektif biasanya menangis, menunggu seseorang memeluknya dan menawarkannya tisu. Ahhh!!! Kuno banget, dehhh!!!

The False Confessor

Si caper ini nggak tahu kenapa mengakui kesalahan yang dilakukan orang lain hanya karena pengin juga dapat cap “bad girl” atau “bad boy”. Yang diinginkan kebanggaan menyandang status “bad” dan jadi tenar seantero sekolah.

The Abused

Nah, kalau ini kadang sulit dibedakan. Soalnya, korban pelecehan atau kekerasan susah untuk dibuktikan, apakah dia mengakui dengan jujur atau hanya cuma sebagai tipu daya saja.

The Online Victim

Hampir sama seperti korban pelecehan, tapi media yang dipakai adalah internet. Si caper merasa aman untuk menggunakan internet karena dia nggak perlu menampilkan identitas aslinya.

The Victim

Nah, ini yang paling sering terjadi. “Hello, I’m victim here!!” sering banget diteriakkan oleh cewek atau cowok yang jadi ‘korban perasaan’. Dia nggak mau menanggung kesedihan yang disebabkan oleh orang lain, makanya timbullah perasaan jadi ‘korban’. Dalam tahap yang lebih parah, si caper berani buat menyakiti dirinya secara fisik dan memanipulasi perasaan orang lain di sekitarnya biar merasa kasihan, dan mau membalaskan dendam untuknya.

So,  what kind of seeking attention are you? Semoga nggak perlu jadi orang caper, kamu sudah mendapatkan apa yang kamu mau ya.

Foto: berbagaisumber

Tags: , , , , , , ,

LIKE AND SHARE!
1524
Terima kasih!
0
0
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar