shirtlesslovers014-331

Remaja.suaramerdeka.com – Sebagian besar cowok pasti pernah merasakan sensasi merinding saat kencing, apalagi setelah agak lama menahan kencing. Perasaan lega yang dibarengi fenomena merinding juga dialami beberapa cewek, tapi jumlahnya nggak sebanyak cowok.

Nah, dalam bahasa Inggris fenomena bergidik waktu buang air kecil disebut pee shivers atau pee shakes. Gejalanya adalah rasa merinding yang merambat lewat tulang belakang, sampai seluruh tubuh bergidik dan menyebabkan beberapa bagian tubuh ikut bergetar.

Seperti dikutip dari MSNBC, Dr Anish Sheth, ilmuwan yang juga mantan direktur program motilitas gastrointestinal di Yale Medical School, mengungkap ada beberapa petunjuk yang bisa dipakai untuk mengungkap misteri di balik fenomena ini.

Petunjuk pertama adalah sensasi ini umumnya terjadi saat benar-benar sedang kebelet, lalu kencing yang dikeluarkan lebih banyak dari biasanya. Sensasi ini menjadi semacam sinyal rasa lega yang terluapkan setelah beberapa lama menahan kencing, kawan.

Nggak hanya itu saja, Dr Sheth juga menduga rasa meninding sangat berhubungan dengan saraf parasimpatis, yang memang berfungsi mengatur hasrat buang air kecil. Saat kebelet, saraf ini memicu peningkatan tekanan darah yang kemudian turun lagi saat kandung kemih sudah dikosongkan.

Perubahan tekanan darah secara mendadak inilah yang diyakini memicu sensasi merinding, kawan. Apalagi sensasi ini lebih banyak dialami cowok yang kalau kencing berdiri, mengingat posisi berdiri membuat saraf parasimpatis lebih aktif dibandingkan saat jongkok.

Foto: berbagaiusmber

 

Tags: , , ,

LIKE AND SHARE!
3435
Terima kasih!
0
0
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar