memuaskan-hasrat-seks-dengan-mengintip-adegan-panas-bentuk-penyimpangan-kjwutjpjxg

Remaja.suaramerdeka.com – Curiga! Yup, mendengar kata ini langsung tergambar sorang detektif yang sedang mengalami kasus kriminal. Bawaanya selalu was-was. Padahal yang namanya curiga pasti  membuat kita tertekan, perasaan nggak bisa tenang. Ahh, capek!

Kenapa Curiga Sih?

Banyak hal yang membuat seseorang merasakan kecurigaan yang berlebihan. Dalam sebuah jurnal Dr Jakoep Ezra, seorang character specialist dari Power Character curiga bisa terbentuk karena seseorang pernah mengalami beberapa hal :

Trauma

Mengalami kejadian yang dipikirkan terus-menerus bakal menimbulkan trauma. Ketika trauma itu dihindari atau diabaikan bakal membuat kita menjadi curiga terhadap hal-hal yang ada hubungannya dengan trauma tersebut.

Pernah Dibohongi

Pernah dibohongi atau dikhianati seseorang membuat kita kehilangan rasa percaya, akibatnya mudah sekali kita curiga ke orang lain.

Selalu Negative Thinking

Ini nih yang paling menyiksa. Ketika kita selalu berpikiran negatif, seakan-akan semua hal melawan kita. Akibatnya kita mudah curiga ke orang lain dan susah buat membangun relationship dengan mereka.

Lawan Rasa Curiga!

Rasa curiga sudah pasti bikin hidup kita nggak tenang, membuat tertekan dan nggak leluasa. Nggak nyaman banget kan? Nah, daripada rasa curiga itu dipelihara, lebih baik buang jauh-jauh.

Buang Ketakutan

Trauma atau ketakutan bakal menteror kita kalau diabaikan begitu saja. Segera kalahkan trauma dengan keberanian. Lupakan kejadian yang sudah membuatmu trauma. Move on! Melangkahlah ke depan dengan keberanian, dan nggak perlu menengok ke belakang lagi dengan mengingat-ingat kejadian masa lalu. Ambillah pelajaran baik dari kejadian masa lalu, jadi buat apa dijadikan trauma.

Memaafkan

Mengingat kesalahan-kesalahan orang yang sudah mengkianati atau membohongi kita hanya akan membuat kita dendam dan merusak pikiran. Lebih baik maafkanlah kesalahan mereka, dijamin hidup akan lebih tenang dan damai, terbebas dari permusuhan dan curiga.

Apa Adanya

Belajar menerima orang lain apa adanya, dan membuka relationship seluas-luasnya. Jangan menutup diri dengan pikiran negatif. Rugi sendiri lho nanti kamu nggak punya teman.

Kawan, rasa curiga datangnya  dari pikiran kita sendiri. Jadi mengatasinya juga dari pikiran kita sendiri. Buat apa sih menyimpan curiga kalau akhirnya cuma akan menyiksa diri kita. So, waspada boleh saja tapi kalau menjelma menjadi curiga yang berlebihan it’s a big no no!

Foto: berbagaisumber

Tags: , , , , , ,

LIKE AND SHARE!
1680
Terima kasih!
0
0
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar