062372500_1489718303-20170316-Katak-Berpendar-Pertama-di-Dunia-Ditemukan-di-Argentina-AFP-1

Remaja.suaramerdeka.com – Belum lama ini peneliti asal Bernardino Rivadavia Natural Sciences Museum di Buenos Aires, Dr Julian Faivovich, menemukan katak yang dapat menyala di kegelapan. Nah, hal tersebut adalah penemuan pertama di dunia tentang keberadaan katak hijau yang bisa menyala.

Seperti dilansie dari Daily Mail, awalnya penemuan ini terjadi saat seorang ilmuwan meneliti tentang pigmen polkadot pada katak pohon. Dalam keadaan normal, katak ini berwarna hijau dengan totol cokelat. Tapi saat berada di bawah sinar UV, kulit katak itu bisa menyala hijau terang seperti sebuah lampu fluoresensi.

Fluoresensi sendiri adalah kemampuan menyerap sinar atau radiasi elektromagnet lain ke dalam tubuh dan menampilkannya sebagai cahaya. Diketahui, nggak banyak makhluk hidup yang memiliki kemampuan tersebut. Biasanya kemampuan ini dimiliki ikan perairan dalam dan ubur-ubur.  sedangkan katak  pertama yang memiliki kemampuan tersebut.

Nggak hanya itu saja, para peneliti juga mengklaim kalau katak ini bisa memancarkan cahaya setara dengan 18 persen dari bulan purnama atau 30 persen dari cahaya senja. Cahaya tersebut dinilai cukup untuk dilihat untuk katak lainnya meski dari kejauhan dan kegelapan.

Dr Julian Faivovich pun berharap bahwa temuan ini dapat mengispirasi ilmuwan lain dalam mengeksplor alam dan mengembangkan ilmu pengetahuan tentang makhluk amfibi. Mereka juga memprediksi kalau masih banyak spesies katak lain yang mungkin juga bersinar dalam gelap tanpa sepengetahuan manusia.

Foto: dailymail

Tags: , , , ,

LIKE AND SHARE!
1287
Terima kasih!
0
0
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar