HL

Remaja.suaramereka.com – Kembali lagi dengan konsep yang beda, “Pekan Satu 2017”, selesai digelar pada Sabtu, 18 Maret kemarin di Stadion Diponegoro Semarang. Bersama beberapa headliner yang sudah punya cukup nama baik di skena lokal ataupun nasional seperti, DJ Mona, Good Morning Everyone, Payung Teduh, hingga Dipha Barus, gelaran milik teman-teman Universitas Sultan Agung Semarang ini mampu menyedot perhatian ribuan pengunjung.

Sama halnya dengan para penonton yang hadir, kami pun juga memutuskan untuk datang dan merasakan atmosfer kegilaan event tahunan ini. Terlebih malam itu sekaligus menjadi kali pertamanya Dipha Barus, menjajal panggung per-pensian di Semarang. Ya… jadi wajarlah kalau kita bersama ribuan penonton cukup penasaran sama aksi panggungnya.

Dan benar saja, setelah para penonton berhasil dibuai oleh Payung Teduh dengan lagu-lagunya yang sendu nan syahdu, Dipha pun beraksi menunjukkan tajinya. Membawa nomor-nomor hits billboard, Dipha seakan menghipnotis lautan manusia lewat turn table-nya. Semuanya hanyut, seolah baru saja memasuki ruang dan waktu yang berbeda bersama beat-beat yang menohok dari seorang produser, penulis lagu, sekaligus disc jockey yang lagi ramai jadi bahan obrolan ini.

Dengan mengenakan kaos putih bertuliskan single anyarnya “All Good” serta jaket denim sebagai outernya, Dipha juga tak lupa membawakan single anyarnya tersebut dihadapan para penonton. Teriakan penonton pencah saat nomor milik Rich Chigga “Dat $tick” serta hits single Dipha Barus bersama Kalulla, “No One Can Stop Us” dibawakan.

Kolase

Dibalik kesuksesan teman-teman panitia Pekan Satu 2017, ada satu insiden listrik padam yang sempat membuat beberapa pihak seperti penonton kecewa. Padamnya listrik yang memakan waktu cukup lama yaitu kurang lebih sekitar 30 menit ini terjadi tepat saat Payung Teduh naik pentas.

Memasuki lagu ke dua, tiba-tiba Is (Vocalis), Comi (Contra Bass), Cito (Drum), dan Ivan (Guitalele) harus di kejutkan dengan kejadian listrik yang tiba-tiba padam. Meskipun sempat hidup kembali, tapi tak lama kemudian listrik padam lagi untuk yang kedua kalinya. Pun hal tersebut membuat seisi Stadion Diponegoro yang dipilih sebagai venue jadi gelap gulita sekaligus membuat para awak teman panitia Pekan Satu 2017 kelabakan.

“Terimakasih buat kalian semua yang rela bertahan dan tetap menunggu disini. Kami (Payung Teduh, red) bisa tetap ada diatas panggung ini karena melihat semangat dan antusias kalian juga,” kata Is, setelah kembali naik ke atas panggung.

So, salut deh buat para penonton, headliner, serta para panitia yang sudah bareng-bareng berjuang buat tetap bisa melanjutkan acaranya meski listriknya sempat padam. Semoga tahun depan lebih keren ya, bro!

Foto: Ekspresi

Tags: , , , , , ,

LIKE AND SHARE!
1926
Terima kasih!
0
1
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar