buang-air-besar

Remaja.suaramerdeka.com – Sulit buang air besar alias sembelit memang rasanya begitu menyiksa ya. Perut terasa penuh sepanjang hari dan jadi nggak nyaman beraktivitas. Tapi ternyata, buang air besar yang lancar setiap hari juga belum tentu menandakan kalau tubuhmu sehat lho.

Faktanya, warna dan tekstur feses bisa diidentifikasi untuk mengenal kondisi kesehatan seseorang. Coba kenali dulu aneka bentuk, warna, dan teksturnya supaya kamu makin pintar mengenal tubuhmu sendiri ya, kawan.

Keras dan Patah-Patah

Sudah nggak bisa dipungkiri lagi kalau feses seperti ini menunjukkan kalau kamu sembelit. Orang dewasa butuh asupan serta 38 gram per hari untuk wanita, sedangkan pria butuh 25 gram per hari. Cegah sembelit yang sangat mengganggu dengan cara mengonsumsi sayuran dan buah-buahan untuk mencukupi kebutuhan serat harian.

Berwarna Merah atau Hitam

Beberapa penyakit seperti kanker usus besar, perdarahan pada usus, serta wasir ditandai dengan feses berwarna merah darah atau hitam, kawan. Selain dipengaruhi oleh penyakit yang menyerang sistem pencernaan, warna hitam juga bisa disebabkan oleh konsumsi jenis obat-obatan tertentu. Nah, waktu kamu menghentikan konsumsi obat tersebut, biasanya warna feses bakal normal lagi dalam beberapa hari.

Tekstur Lembut, Nggak Diare

Kondisi tersebut bernama Celiac. Sebutan buat penyakit yang menyebabkan tekstur feses jadi sangat lembut. Tapi celiac bukanlah diare ya. Tubuh orang yang mengalami celiac nggak punya kemampuan yang baik untuk mencerna gluten, protein, rye, dan barley. Gejala celiac juga ditandai dengan gangguan kesehatan lain seperti ruam, depresi, kembung, dan nyeri perut.

Mengapung

Feses yang mengapung di permukaan toilet menandakan kalau tubuhmu sedang mengalami kelebihan gas. Beberapa jenis makanan tertentu seperti kacang-kacangan, kol, dan kecambah memang dapat memicu peningkatan jumlah gas pada sistem pencernaan. Sebaiknya kamu mengurangi konsumsi makanan yang mengandung gas biar kondisi pencernaanmu kembali sehat.

Bau Seperti Belerang atau Telur Busuk

Nah, kamu perlu waspada kalau aroma belerang atau telur busuk terjadi pada fesesmu. Hal tersebut menunjukkan kalau kamu terinfeksi bakteri giardia. Giardia adalah bakteri yang mengganggu sistem pencernaan. Bateri tersebut biasa ditemukan pada lingkungan dan air yang kotor. Deteksi infeksi giardia bisa dilakukan melalui pemeriksaan sampel feses oleh dokter.

Feses Sangat Kurus

Bentuk feses yang sangat kurus dan panjang tentu nggak masalah kalau hanya terjadi satu atau dua hari. Tapi kalau hal ini terjadi setiap hari, berarti kamu sedang mengalami sembelit. Usus besarmu kesulitan mendorong sisa makanan keluar dari tubuh jadi menyebabkan bentuk feses menjadi kurus. Penyakit lain yang juga ditandai dengan feses berbentuk kurus adalah kanker anus. Aduh!

Cair dan Warna Mirip Rumput Laut

Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri Clostridium difficile. Pada kondisi yang parah, serangan bakteri tersebut dapat menyebabkan dehidrasi sehingga penderitanya butuh penanganan intensif. Salah satu penangkal ampuh untuk serangan Clostridium difficile adalah konsumsi antibiotik dengan dosis dan jenis yang tepat.

Kawan, kalau kamu nggak mengalami tujuh kondisi feses seperti diatas, berarti sistem pencernaanmu sehat. Selalu jaga kesehatan sistem pencernaan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan berolahraga secara teratur ya.

Foto: berbagaisumber

Tags: , , , , , , ,

LIKE AND SHARE!
1800
Terima kasih!
0
0
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar