015767500_1441092349-header_oralanswer_com

Remaja.suaramerdeka.com – Sebenarnya kawat gigi alias behel adalah alat yang umum digunakan untuk mengoreksi  gigi yang nggak rata atau rahang yang terlalu sesak. Nah, pemasangan kawat gigi umumnya dilakukan oleh ortodontis, yaitu dokter gigi yang telah menjalani pelatihan khusus dalam melakukan pengencangan dan perataan deretan gigi lho. Dokter bakal menentukan jenis kawat gigi yang tepat sesuai kondisi masing-masing pasiennya, kawan. Berikut ini adalah jenis-jenis kawat gigi paling umum:

Kawat Gigi Permanen

Kawat gigi permanen terdiri dari kotak-kotak yang dilekatkan pada setiap gigi dan terhubung satu sama lain oleh kawat. Kawat ini digunakan untuk mengoreksi letak beberapa gigi sekaligus atau untuk mencegah masalah di kemudian hari. Kawat gigi permanen umumnya gampang terlihat karena terbuat dari logam. Tapi sekarang banyak ditawarkan kawat yang terbuat dari keramik atau plastik tembus pandang yang terlihat lebih samar, tapi dengan harga yang lebih mahal.

Kawat Gigi Lepas-Pasang

Kawat jenis ini berupa penampang plastik yang dipautkan pada beberapa gigi dan menutup langit-langit mulut. Jenis kawat ini biasanya digunakan untuk mengoreksi masalah minor, misalnya gigi yang bengkok. Kawat lepas-pasang biasanya dilepas saat akan melakukan olahraga tertentu, saat akan membersihkan mulut, atau ketika menggosok gigi.

Kawat Gigi Fungsional

Kawat gigi ini berbentuk sepasang kawat plastik lepas-pasang yang ditempatkan pada gigi bagian atas dan bawah. Jenis ini dapat digunakan untuk menangani masalah posisi rahang atas atau rahang bawah yang nggak sejajar dengan gigi atas atau bawah. Alat ini harus digunakan sepanjang waktu untuk hasil yang maksimal dan hanya dilepas saat makan dan ketika dibersihkan.

Headgear

Headgear adalah pengait yang tersambung dari kawat gigi ditempatkan pada kepala untuk menarik posisi gigi depan. Pengguna nggak bisa makan atau minum saat mengenakan headgear. Biasanya, alat ini dipakai saat tidur atau dalam waktu beberapa jam pada malam hari.

Retainer

Pada umumnya Retainer digunakan menjelang akhir masa perawatan ortodontis. Retainer berfungsi menstabilkan posisi baru pada gigi, gusi, dan tulang, termasuk mencegah posisinya kembali seperti semula. Alat ini bisa bersifat permanen atau lepas-pasang. Posisi gigi yang bakal terus berubah dari waktu ke waktu sebagai proses alami membuat retainer mungkin perlu digunakan pada beberapa waktu dalam sehari.

Kawan, pastikan kamu menanyakan dan mendapat informasi yang lengkap mengenai kawat gigi dari dokter sebelum memasang kawat gigi ya. Nggak hanya itu saja, kamu juga perlu memberikan perhatian ekstra untuk merawat gigi seperti menggunakan sikat gigi khusus dan teratur memeriksakan gigi.

Foto: berbagaisumber

Tags: , , , , , ,

LIKE AND SHARE!
1581
Terima kasih!
0
1
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar