HL

Remaja.suaramerdeka.com – Sejak diresmikan dan dilepas menjadi single terbaru pada bulan Februari lalu, “Mercusuar” terus berkumandang di udara melalui beragam platform. Lagu ini diklaim sebagai lagu Kunto Aji dengan lirik paling puitis dimana tersaji dalam irama pop dengan selimut jazz yang lembut. Keduanya melebur menjadi sebuah lagu cinta yang memiliki makna tersendiri bagi Kunto Aji pribadi. Ia yang biasanya berkaca dari sudut pandang lain, kali ini berkaca dan membagikan pengalaman cintanya kepada seluruh pendengarnya. Sebuah kesabaran untuk menunggu waktu yang tepat.

Kurang lebih berselang dua bulan lamanya, Mercusuar kembali hadir dalam format video musik. Pun bak orang yang perfeksionis, Kunto Aji nggak pengin secara sembarangan memasrahkan video musiknya kepada orang lain. Pun satu nama yakni, Yandy Laurens yang sebelumnya lebih dulu berdiri sebagai orang dibalik layar dalam proyek webseries SORE dipilih sebagai sutradara dari Mercusuar itu sendiri.

“Saya melihat Yandy sebagai seorang seniman yang memerlakukan karya dengan begitu detail dan dijaga kualitasnya dengan baik. Orientasinya adalah karya. Bukan membuat karya yang laku tapi membuat karya yang hidup, baik dan ideal. Sebagai seorang seniman saya merasa nyambung dengan Yandy,” ujar Kunto Aji seperti yang dikutip dari press release.

Berbeda dengan video musik lainnya. Jangan berharap bisa melihat sosok Kunto Aji pada video musik ini, seperti di video musik single sebelumnya. Selain itu juga jangan berharap kamu bisa sing along secara full bersama video musik ini. Which is, dalam penggarapannya sendiri, Yandy lebih benyak menunjukkan sisi film-nya ketimbang musik itu sendiri. Jika boleh menafsirkan mungkin hanya 30 persen audio single Mercusuar yang disisipkan pada video tersebut. Jadi bisa dibilang single tersebut hanya kayak jadi backsound dari videonya yang disajikan dalam model short movie sendiri.

Meski begitu, kemunculan Rio Dewanto dan Faradina Mufti yang beradu peran berkat arahan Yandy Laurens, justru jadi hal yang cukup menarik disini. Dari setiap momennya, sang sutradara mencoba untuk menafsirkan kalimat demi kalimat puitis yang terdapat dalam lagu Mercusuar yang menjadi gambaran cinta dari seorang Kunto Aji.

“Saya membuatnya menjadi sebuah film pendek dengan sedikit dialog. Ada gambaran perasaan nyaman itu justru lebih terlihat ketika mereka yang bersama, diam tanpa harus memikirkan topik untuk terus saling berinteraksi. Situasi yang nyaman, sama seperti lagu Mercusuar yang merasakan hal itu. Seperti pulang ke rumah,” ujar Yandy Laurens.

“Lagu Mercusuar ini adalah lagu yang sangat personal dan sangat dalam. Perasaan Kunto Aji ketika jatuh cinta, LDR dan CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali). Begitu juga dengan keinginan saya atas video musiknya. Menjadi sebuah karya yang tidak hanya mengetahui informasi gambar, tetapi juga ikut merasakan petualangan yang ada di dalam gambar tersebut. Jadi ketika kalian menontonnya, coba gunakan headset. Apa yang saya letakan di video musik ini akan lebih tersampaikan,” tambahnya lagi.

Video ini sendiri sudah dirilis secara resmi melalui youtube channel Kunto Aji pada Rabu, 26 April kemarin. So, yang sudah mulai penasaran dengan konsep short movie pada musik video Mercusuar langsung sikat, disini!

Foto: dok. Kunto Aji

Tags: , , ,

LIKE AND SHARE!
945
Terima kasih!
1
0
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar