berpikir

Remaja.suaramerdeka.com – Banyak mikir, banyak pertimbangan memang bagus sih. Tapi semakin banyak mikir, kadang membuat kita justru menghabiskan waktu terlalu lama. Tahu-tahu apa yang kita pilih itu nggak sesuai dengan harapan.

Gara-gara banyak mikir

  • Memilih hal yang salah.

Berdasarkan penelitian  Loran F. Nordgren (Northwestern University) dan Ap Dijksterhuis (Radboud University, The Netherlands), secara terpisah, mereka menemukan bahwa keputusan atau pilihan yang tepat justru bisa dilakukan kalau responden nggak banyak mikir. Justru saat seseorang mempercayai pilihan pertama berdasarkan ‘insting’-nya, hal tersebut jadi pilihan yang paling tepat untuknya.

  • Menambah jumlah kalori makanan secara nggak sadar.

Kali ini hasil penelitian Dr Angelo Tremblay, terhadap 14 murid setelah diminta buat menyelesaikan tiga tugas penuh trik. Tugas pertama masih santai, tugas kedua membaca dan resume semua teks bacaan, dan tugas ketiga, 14 murid itu harus mengerahkan semua daya ingat, perhatian dan keahlian komputer mereka.

Setelah 45 menit pengerjaan masing-masing tugas, 14 murid tersebut disediakan makanan. Nah, yang mengejutkan, murid-murid meningkatkan jumlah kalori mereka sebanyak 30%, setiap istirahat tugas. WOW! Jadi membayangkan segemuk apa mereka kalau ada 100 tugas. Hehehe.

  • Jadi sering lupa.

Percaya atau nggak, seseorang yang banyak mikir, justru paling potensial untuk melupakan satu hal. Soalnya konsentrasi saat melakukan aktivitas sering terpecah gara-gara memikirkan sesuatu, yang kadang nggak ada hubungannya sama sekali. Contoh paling gampang, lupa taruh kunci rumah di tas sebelah mana, meletakkan buku pe’er di mana. Ya, kan?

  • Sering telat.

Kebanyakan mikir juga bisa membuat seseorang gampang telat atas janjian yang dia buat sendiri. Gara-gara hal yang dipikirkan terlalu banyak, akhirnya secara nggak sadar, waktu udah cepat berlalu. Akhirnya telat, deh!

Ini nih sebabnya kamu jadi banyak mikir!

  • Kebanyakan info.

Ya, harus maklum juga kalau sekarang kita nggak bisa lepas dari informasi apa pun. Pengin cari MP3 player sekaligus handphone yang bagus saja tinggal klik sana-sini. Mau beli lemari lucu buat kamar kos saja, tinggal buka katalog mall. Semuanya gampang. Dan yang namanya cewek, nggak mau kalau dikasih satu informasi saja. Pasti cari-cari sana-sini.

Benar sih, semakin banyak informasi, semakin akurat pilihan kita. Tapi bisa jadi juga, gara-gara kebanyakan informasi, kita jadi mikir terlalu dalam dan tawaran sale yang ada di toko keburu hilang. Sedih, deh. Ada juga yang repot mikir kalori makanan yang mau masuk ke mulutnya. Aduh! Keburu dingin tuh!

  • Kebanyakan pilihan.

Semakin banyak pilihan, semakin ‘dalam’ kita mikirnya. Pasti kita bakal mikirin ‘pro’ dan ‘kontra’ masing-masing barang. Belum lagi soal fungsi dan warna. Bayangin aja kalau kita harus milih mini-notebook yang semua merek ada di situ, pasti kita juga bakal kebingungan. Soalnya semakin banyak pilihan, semakin banyak pertimbangannya dan semakin lama juga mikirnya.

Jadi, sekali lagi, banyak mikir sih baik. Tapi, jangan terlalu banyak yang dipikirkan dan jangan ambil waktu terlalu lama. Sekali-kali bertindak spontan dan sesuai ‘instingmu’ juga boleh kok.

Foto: berbagaisumber

Tags: , , , , ,

LIKE AND SHARE!
1428
Terima kasih!
0
0
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar