Dlxcrg6u4G

Remaja.suaramerdeka.com – Mungkin hampir setiap orang pernah merasakan patah hati. Mulai dari patah hati karena putus dengan pacar, ditolak gebetan, atau keadaan yang membuat perasaanmu terluka. Tapi tahu nggak, kawan,  kamu pasti nggak menyadari saat patah hati sebenarnya yang sakit bukan hanya perasaanmu saja lho. Banyak masalah yang akan muncul di tubuhmu saat merasa tersakiti. Seperti dari Bustle, ibarat sakit tapi nggak berdarah, tapi ini dia kondisi yang sebenarnya terjadi pada tubuhmu saat patah hati.

Tubuh Sakit

Saat  sakit hati ternyata hormon kortisol dalam tubuh kita bakal meningkat. Hormon pemicu stres itulah yang sangat mempengaruhi tubuh saat kita dalam keadaan emosional. Nggak terkecuali rasa sakit yang teramat dalam. Kalau kamu sedang patah hati, biasanya akan merasakan sesak di dada dan kepala yang pusing. Hal itu bukanlah perasaanmu saja, tapi memang benar-benar terjadi. Bahkan rasa sakit itu juga bisa menjadi insting tubuh untuk mempercepat dan memperlambat detak jantung lho.

Menarik Diri

Rasa sakit fisik yang dirasakan saat patah hati itu nyata, kawan. Rasanya bahkan sama dengan sakit yang dirasakan seorang pecandu yang menjalani rehabilitasi dari obat-obatan terlarang. Hal ini terjadi karena saat menjalin sebuah hubungan, seseorang jadi ketagihan dengan cintanya. Otak juga jadi terbiasa dengan adanya pacar atau gebetan. Saat putus, otak dan tubuh perlu membiasakan diri dengan berusaha menjauh.

Sulit Tidur

Fakta menunjukkan kalau orang yang patah hati itu jadi susah tidur. Walaupun akhirnya bisa tidur, pasti nggak akan mendapatkan titik nyenyak karena masih baper sama semua kenangan dengan mantan pacar. Nggak hanya itu saja, kamu juga bakal merasa lebih kesepian, tertekan dan detak jantung yang naik turun.

Pola Makan Berubah

Patah hati juga membuat jadi nggak nafsu makan, ada juga yang semakin beringas saat melihat makanan. Itulah salah satu efek paling dalam dari patah hati yang dipengaruhi oleh hormon kortisol. Saat sakit hati, saraf akan memproses semua hormon kortisol yang ada sehingga sistem pencernaan bakal menurun.

Mudah Sakit

Hormon kortisol pada tubuh yang mempengaruhi pola makan ini juga bisa melemahkan sistem imun lho. Makanya saat sakit hati dan menangis semalaman kamu bisa jadi mendadak pilek, demam dan batuk-batuk. Bukan karena efek dari menangis, tapi karena memang terserang virus batuk pilek karena imun yang menurun.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: , , , , ,

LIKE AND SHARE!
987
Terima kasih!
0
1
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar