HL

Remaja.suaramerdeka.com – Adhitia Sofyan merupakan musisi yang cukup produktif. Kali ini, ia meluncurkan mini album berisi 5 lagu yang berjudul “8 Tahun” di pertengahan 2017. Makna dari judul “8 Tahun” adalah sebuah cerita kilas balik saat kali pertama Adhitia Sofyan terjun di dunia musik. Yang membuat album ini beda dengan rilisan-rilisan sebelumnya adalah empat buah lagu dinyanyikan dalam Bahasa Indonesia dan satu lagu berbahasa Jawa. Cukup menarik, karena disaat yang lainnya ingin mencoba untuk membuat lagu bahasa Inggris dengan tujuan go internasional. Adhit justru malah sebaliknya.

“Membuat lagu Bahasa Indonesia ini juga cukup menakutkan, kita bermain di ‘area / kandang’ sendiri. Lirik-liriknya harus memiliki keseimbangan yang pas; fresh dan beda, tidak boleh klise dan generic dan harus memiliki gaya saya sendiri.” pungkasnya seperti yang kami kutip dari press release yang Ekspresi terima.

Pada mini album “8 Tahun”, Adhitia Sofyan berinisiatif untuk kembali ke gaya bermusiknya seperti semula setelah bereksplorasi dengan musiknya di album sebelumnya, “Silver Painted Radiance”, yang melakukan rekaman di studio dengan format band dengan aransemen yang lebih kompleks dari biasanya.

“Setelah memproduksi album Silver Painted Radiance, saya merasakan kebanyakan lagunya kurang memiliki koneksi dengan pendengar. Mungkin lagunya yang rumit atau saya berusaha terlalu keras dalam mencoba membuat lagu bernuansa baru yang beda, jadi malah kehilangan simplisitasnya. Lagu yang selalu didengar audiens masih saja lagu dari album pertama dan kedua, dan sedikit album ketiga. Sebelum saya ‘menghilang’ terlalu jauh, saya perlu ‘pulang’ ke rumah,” ujar Adhit. Meski demikian, album “Silver Painted Radiance” berhasil mendapatkan dua piala Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2016 untuk kategori Best Folk Artist & Best Folk Production.

Singkat kata, Adhitia Sofyan ingin mengembalikan kembali secara utuh kedekatan dengan para pendengar setianya melalui mini album “8 Tahun” ini. Lima lagu yang tersaji di dalam mini album “8 Tahun”, yaitu “Seniman” (single pertama), “Naik Kereta Saja”, “Sesuatu Di Jogja”, “8 Tahun” serta lagu “Dan Ternyata” yang menggunakan Bahasa Jawa.

Setelah dipilihnya seniman sebagi first single, lagu “8 Tahun” dipilih menjadi judul sekaligus sebagai single kedua mini album ini. Mini album “8 Tahun” dirilis secara digital tanggal 10 Juli 2017 dan akan disusul dengan format CD. Kuy takis!

Foto: Ekspresi

Tags: , , , ,

LIKE AND SHARE!
1089
Terima kasih!
0
0
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar