Remaja.suaramerdeka.com – Biasa tahun ajaran baru tuh selain identik dengan seragam baru dan hal lain yang serba baru, juga identik dengan pensi. Ya, walaupun nggak deket-deket banget sih sama tahun ajaran baru. At least, aroma menuju pensi tuh sudah kerasa banget. Nah, buat di Semarang sendiri, ada beberapa sekolah yang getol banget soal urusan perpensian. Salah satunya adalah SMAN 3 Semarang yang heboh dengan pensinya “Pensaga”.

Bahkan nih, sebagai bentuk pre-eventnya, teman-teman SMAN 3 Semarang juga bikin gelaran kecil-kecilan yang diberi tajuk, “Beringas 2017”. Beringas ini adalah semacam event gigs kecil-kecilan yang mana melibatkan semua band indie Semarang untuk unjuk kebolehan. Jadi kayak bentuk apresiasi untuk para penggiat skena musik di Semarang gitu, bro.

Nah, Beringas sendiri sukses digelar tepat pada Sabtu lalu, 22 Juli di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang. Adapun beberapa band dengan nomor-nomor cadasnya yang beraksi dengan sangat ‘beringas’ malam itu. Dari mulai Tiyank Ndusun, Hypotenusa, The Way of Life, Syndrome, hingga band yang namanya sempat tembus di AMI Award 2016, Sunday Sad Story.

Over all, meskipun terlihat nggak begitu ramai, tapi Beringas cukup sukses digelar. Dan juga sempat membawa kami bernostalgia di era 2009an, saat dimana musik cadas merajai Semarang, dan hampir setiap minggu perhelatan gigs di gelar. Sangat berbanding terbalik dengan era sekarang yang mana skena musik cadas di Semarang sendiri tengah berhibernasi.

So, thank you Beringas. Hail!!!

Foto: Ekspresi

Tags: , , , , , ,

LIKE AND SHARE!
570
Terima kasih!
0
0
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar