Remaja.suaramerdeka.com – Paska mendapatkan pelecehan seksual dari seorang penyiar radio dan juga seorang DJ, Taylor Swift pun telah memberikan tuntutannya di persidangan pada 8 Agustus kemarin. Dilansir dari NEWS, penyanyi yang akrab disapa Tay Tay ini dikabarkan hanya menuntut uang kompensasi sebesar 1 dolar (Rp 13 ribu).

Seperti yang diketahui sebelumnya, sang diva pop itu mengklaim bahwa DJ David Muller telah memegang bokongnya saat foto bersama di balik panggung salah satu konsernya pada 2013. Akibatnya, DJ asal Denver itu harus kehilangan pekerjaannya setelah Taylor Swift menuduhnya melakukan pelecehan seksual.

Merasa nggak terima, Muller menggugat penyanyi asal Amerika tersebut. Dia menuntut uang sebesar USD 3 juta. Sayangnya cewek 27 tahun itu menolak untuk membayarnya dan mengajukan gugatan balik. Mantan DJ tersebut telah memberi kesaksian pada hari Selasa, 8 Agustus, kemarin. Mueller juga mendatangkan seorang saksi dari foto sebelum konser itu di persidangan. Dia tetap bersikeras menyatakan dirinya nggak bersalah.

Mueller mengatakan ingin membersihkan namanya dan mendapatkan biaya ganti rugi atas kehilangan pekerjaannya. Dia mengaku sebenarnya mendapatkan kontrak kerja senilai USD 150 ribu sebelum kasus ini.

Tapi pengacara Douglas Baldridge mengklaim bahwa Mueller telah mengubah kesaksiannya berulang kali. Selain itu, Dia juga menghilangkan barang bukti berupa percakapan dengan atasannya.

“Apa yang salah dengan foto ini? Seorang wanita dilecehkan, dia melaporkannya, lalu dia dituntut?” kata Baldridge di hadapan juri sidang.

Menurut pengacara Tay Tay, Douglas Baldridge, sang pelantun “Bad Blood” itu bukan ingin membuat David Mueller jatuh miskin tetapi dia hanya ingin menunjukkan kepada perempuan lainnya bahwa mereka juga memiliki kekuatan.

foto : berbagai sumber

Tags: , , , , , , , ,

LIKE AND SHARE!
510
Terima kasih!
0
0
Terima kasih!
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar