Remaja.suaramerdeka.com – Mencium adalah salah satu cara untuk mengungkapkan kasih sayang dalam menjalin hubungan asmara. Mencium  juga membuat kamu dan pasangan semakin dekat, saling percaya, dan juga menyehatkan. Seperti dilansir Vemale, sebuah penelitian yang dilakukan di Lafayette College menyebutkan kalau berciuman selama kurang lebih 20 detik bisa membuat kamu merasa bahagia dan meghilangkan stres yang dialami lho.

Tapi pernahkan nggak terbayang pertanyaan, kenapa saat mencium seseorang biasanya kita secara reflek menutup mata?

Dua orang psikolog bernama Polly Dalton dan Sandra Murphy mengungkapkan kalau sulit untuk otak kita fokus pada indera yang lain kalau sudah mendapatkan rangsangan visual untuk mengalihkan perhatian. Jadi ketika kamu membuka mata saat mencium, akan sulit untuk fokus pada inderamu yang kamu gunakan saat mencium, seperti dikutip dari Independent.

Fakta tersebut ditemukan setelah melakukan penelitan yang melibatkan banyak orang. Fokus indera para peserta dites secara bersamaan, seperti penglihatan mereka dites dengan huruf-huruf dan tangan yang diberi getaran dari sebuah alat. Hasilnya, hampir semua peserta penelitian melaporkan kalau mereka mencari huruf-huruf dengan matanya, getaran yang terasa nggak begitu jelas.

Tapi ketika mereka menutup matanya, getaran yang dirasakan tangan mereka jauh terasa lebih signifikan. Nah, dari penelitian itulah kenapa mencium dengan mata tertutup bisa lebih dinikmati. Coba bayangkan mencium dengan membuka mata, yang terjadi adalah kamu bakal melihat bagaimana pasanganmu menciummu.

Ada yang menyebutkan kalau apa yang kamu lihat dari pasanganmu saat mencium itu nggak beda jauh dengan mimik wajahmu sendiri pada saat yang sama. Jadi, akan terasa aneh ya mencium dengan mata terbuka.

Foto: berbagaisumber

Tags: , , , ,

LIKE AND SHARE!
459
Terima kasih!
0
0
Terima kasih!
1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Centang disini untuk komentar