image

Foto:dok. Festival Komukino 2017

19 Desember 2017 | 05:14 WIB | EVENT

'Komukino Fest 2017' Hadiahi Ganjar dan Hendi Puzzle Berisikan Harapan Warga

Remaja.suaramerdeka.com- Dalam gelaran ke enam Festival Komukino 2017 yang digelar pada Minggu, 17 Desember, di Monoddiep Huis, Kota Lama Semarang, banyak sekali tenant dan hasil karya mahasiswa yang dipamerkan dengan keunikannya tersendiri. salah satunya ada dua puzzle yang menggambarkan wajah sosok Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dalam puzzle yang berbahan  papan dengan ukuran 240cm x 120 cm itu berisikan wish card atau harapan-harapan masyarakat yang ditujukan langsung kepada Hendi dan Ganjar.

Berisikan total 600 keping potongan puzzle, pengunjung yang hadir berkesempatan untuk mengisi atau menorehkan tinta harapannya untuk Samarang dan Jawa Tengah kedepannya. Pun isinya juga berbagai macam. Ada yang sudah cukup puas dengan pembangunan di Semarang, ada juga yang masih berharap agar Semarang atau Jawa Tengah bisa menjadi daerah yang bebas banjir.

“Kalau dari aku pribadi sih berharapnya semoga Semarang bebas banjir saja. Karena masih ada daerah-daerah yang terkena banjir,” kata Gerry, pengunjung.

Kemudian puzzle tersebut pun langsung di serahkan langsung kepada pihak pemkot untuk nantinya akan diberikan kepada Hendi dan Ganjar.  Lewat puzzle tersebut, Eza, salah satu panitia berharap bahwasannya Ganjar dan Hendi bisa mewujudkan harapan-harapan dari masyarakat di Semarang.

“Jadi di belakang Hendi dan Ganjar itu kan ada masyarakat juga yang berperan dan punya andil. Nah, masyarakat adalah elemen penting untuk perubahan suatu kota. Makanya dengan ini, kami berharap bisa menampung harapan-harapan masyakarat untuk sebuah kota yang lebih baik. Yang mana nantinya untuk disalurkan ke pihak yang bersangkutan (Gubernur dan Wali Kota, red),” kata Eza Desinta, Internal Public Relation Komukino Festival 2017.

Festival Komukino sendiri adalah bentuk implementasi kerja nyata dari tiga mata kuliah, yakni Komunikasi Pemasaran, Management Acara, serta Internal dan Eksternal Public Relation, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang dalam hal pengenalan, pembelajaran, serta bentuk kepedulian kami akan eksistensi kebudayaan di Indonesia khususnyaJawa Tengah.

Dari digelarnya Festival Komukino yang ke-6 ini, diharapkan bahwa festival kebudayaan ini semoga tak Cuma membawa angin segar bagi perkembangan lini seni dan kebudayaan di Jawa Tengah, tetapi juga bisa menjadi triger bagi anak muda untuk setidaknya mulai memberikan tempat terhadap seni dan kebudayaan Indonesia di hati mereka masing-masing.

(Imam Supriono /SMNetwork )