image
13 Maret 2018 | 10:55 WIB | EVENT

Rock Day Out, Awal Kebangkitan Semangat Skena Gigs Semarang

EKSPRESI - Setelah mendapatkan halangan berupa hujan yang nggak kunjung reda pada edisi pertama, Rock Day Out (RDO) kedua kembali digelar, Sabtu, 10 Maret lalu. Memilih G Cafe, Jalan Permata Hijau sebagai lokasinya, Rock Day Out kali ini seolah jadi tebusan atas kurang maksimalnya acara sebelumnya. Nggak hanya lancar saja, tapi gigs milik teman-teman Eastside Conspiracy yang bekerjasama dengan SuperMusic ID serta Komunitas Semarang Setara ini mampu membangkitkan kembali gairah dunia gigs di Semarang.

Kerinduan 9 tahun yang silam saat di mana skena gigs Semarang sedang kencang-kencangnya kembali hadir di Rock Day Out kemarin. Aroma stage lengkap dengan riff gitar yang rapat, keringat, hingga asap rokok, menyelimuti gigs malam minggu yang asik. Pun saking asiknya, berkali kali stage diving pun nggak terelakan. Bahkan hingga membawa sang vocalis Wrong Way, Muhammad Mursid, pun ikut nyemplung di kerumunan crowd.

Wrong Way, band asli Semarang yang sudah berdiri selama belasan tahun pun mendapat teriakan yang pecah ketika lagu legendaris "Toying" dibawakan. Semua yang hadir bergembira dan semakin menjadi-jadi.

"Ini keren sekali (Rock Day Out, red). Terimakasih untuk semua pihak yang mendukung acara ini. Sudah lama kita nggak menikmati event gigs yang seperti ini. Tepuk tangan untuk kalian semua. Jangan pulang dulu karena masih ada band yang keren,"katanya sambil terengah-engah.

Nggak lama setelah Wrong Way turun pentas, Santikarisma kembali membuat crowd semakin nggak karuan. Ugal-ugalan dan liar. Sederet lagu dari album 'Sugestivisi' pun dibawakan. Nyanyian panjang mengiringi suasana penutupan acara malam itu. Rio sang vokalis juga sesekali terjun ke kerumunan penonton.

Hingga sebuah single yang bercerita tentang kritik saran dan hasrat dalam ruang lingkup fenomena permusikan di Kota Semarang pun dilantunkan. Seperti tajuk albumnya, 'Sugestivisi' dilayangkan untuk membuat suasana semakin panas serta mengukuhkan bahwa Santikarisma malam itu adalah penutup yang nggak diragukan. Sebuah closing heaven yang super liar malam itu.

Selain Santikarisma dan Wrong Way, tapi Rock Day Out kemarin juga turut diramaikan oleh beberapa nama lain seperti, The Way of Life, Eastern Cinema, Blacksword, Selamat Pagi, Tikungan Tajam, Kacau, serta Sebening Embun. Rock Day Out juga dimeriahkan oleh lapak merchandise dari HorrGore, Seed Inspire, dan Samstrong Records.

Rock Dah Out sendiri bakal diadakan setiap dua minggu sekali ya. Jadi yang kemarin belum sempat hadir, jangan lupa untuk merapat di gigs selanjutnya. Persiapkan dirimu!

Foto: Ekspresi

 

(Imam Supriono /SMNetwork )