image

Rilis Gelaran akbar Borobudur Symphony 2018 Mariah Carey Live In Concert Taman Lumbini, di candi Borobudur, Kamis (12/4) petang. (suaramerdeka.com/Benny Benke)

13 April 2018 | 13:10 WIB | Musika

Mariah Carey Siap Mengguncang Borobudur

JAKARTA, suaramerdeka.com-- Gelaran akbar Borobudur Symphony 2018 Mariah Carey Live In Concert Taman Lumbini, di candi Borobudur bersiap melaraskan kekebesaran candi Borobudur, dan kepopuleran nama Mariah Carey. Dengan melaraskan Mariah Carey, diva internasional yang telah memenangi 5 Grammy Awards, 19 World Music Awards, 11 American Music Awards, dan 14 Billboard Music Awards, dengan latar belakang keindahan Candi Borobudur. Yang merupakan puncak pencapaian keselarasan teknik arsitektur dan estetika seni anak bangsa, diharapkan makin menempatkan nama candi Budha terbesar di dunia itu, ke aras yang lebih tinggi. 

Sebagaimana dikatakan Edy Setijono, Direktur Utama PT. TWC, pergelaran musik Borobudur Symphony, yang dipromotori PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko, akan  melaraskan keagungan candi Borobudur,  dengan diva musik internasional dalam sajian musik secara live. “Lewat Borobudur Symphony kami harapkan nama Borobudur yang sudah mendunia, akan mekin menginternasional, turunannya tingkat kunjungan wisman makin tinggi, dan dampak sosial ekonominya, dirasakan masyarakat sekitar Borobudur dan sekitarnya, secara langsung," ujar Edy Setijono di Borobudur, Magelang, Kamis (12/4) petang. 

Dia menambahkan, Borobudur Symphony adalah pagelaran musik bertaraf internasional yang digelar untuk pertama kalinya di pelataran Candi Borobudur. Pergelaran musik ini, imbuhnya, sebentuk upaya sinergi jangka panjang BUMN hadir untuk negeri, dalam memperkenalkan dunia pariwisata Indonesia ke tingkat dunia internasional, khususnya destinasi pariwisata milik BUMN. 

"Kita juga ingin mengenalkan Borobudur tidak hanya sebagai sebuah bangunan an- sich, tapi juga sebagai big library. Karena banyak ilmu pengetahuan di Borobudur, salah satunya tentang ilmu Kemaritiman.," kata Edy. 

Anas Syahrul Alimi, Even Consultant dari Rajawali Indonesia Communications menjelaskan, pilihan pada nama Mariah Carey, berdasarkan pertimbangan yang matang.  

"Sudah dibicarakan sejak lama. Dengan konsep menghadirkan dua mahakarya. Mahakarya musik dan mahakarya Indonesia, Borobudur. Jadi, terpilihlah nama Mariah Carey," kata Anas. 

Anas berharap, dengan event yang telah diumumkan secara resmi di akun Mariah Carey, dan mendapatkan sambutan luar biasa dari penikmat musik di kawasan Asia Tenggara. 
 
"Menjadi diplomasi budaya Indonesia. Buktinya, begitu diumumkan Mariah secara resmi, tanggapan publik regional langsung kuat sekali. Apalagi harga tiket konser Mariah Carey di Borobudur, yang paling murah di seluruh dunia, " imbuh dia, merujuk pada konser Mariah Carey lainnya di  Manila, Filipina, yang lebih mahal dari konser Mariah Carey di Borobudur. 

Tercatat harga tiket Borobudur Symphony 2018 Mariah Carey Live In Concert dibagi menjadi lima kelas. Yaitu Super VIP (seat) on  call yang diperuntukkan untuk tamu undangan atau rekanan BUMN. Lalu Diamond (seat) Rp 7.000.000,-, Platinum (seat) Rp 3.500.000,-, Gold Rp 2.000.000,-, dan Festival  (standing) Rp 1.000.000,-. Tiket Presale lebih hemat 20 persen hanya tanggal 18 April 2018 dijual secara online di laman tiketapasaja.com. 

Sedangkan riders atau standar permintaan seorang artis ketika hendak tampil di sebuah tempat, yang datang dari manejemen Marey Carey, menurut Anas masih dalam batas kewajaran.

 "Semua riders dari manajemen Mariah teratasi semua. Dari standar lampu dan sistem suara, aman semua," katanya, sembari meyakini, dengan hadirnya Mariah Carey dalam konser pada 6 November 2017, nanti di Borobudur, akan makin membuat Borobudur semakin dikenal publik dunia. 

Akibatnya, ditambahkan Edy Setijono, dalam waktu yang tidak lama lagi, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Borobudur dari kawasan Asean dapat mengalahkan Candi Angkor Wat di Kamboja. "Karena setelah Mariah Carey, akan ada nama nama besar dan mendunia lainnya yang akan tampil di Borobudur," katanya. yakin. 

Apalagi dalam waktu tidak lama lagi, bandara internasional Yogyakarta baru, akan segera di bangun. Dan akan makin.banyak direct flight dari berbagai kota besar di kawasan Asean ke Yogyakarta.

 

(Benny Benke /SMNetwork /CN40 )

ENTERTAINMENT TERKINI