image

Foto: Republika

14 Februari 2018 | 13:06 WIB | Nasional

Kantor Bank Diteror Bom, Pegawai dan Nasabah Panik

GARUT, suaramerdeka.com – Kantor Bank BRI Cabang Garut di Jalan Ahmad Yani, mendapat ancaman bom melalui pesan singkat telepon seluler, Rabu (14/2). Khawatir terjadi hal yang tak diinginkan, operasional kantor dihentikan; seketika pegawai bank dan nasabah berhamburan keluar gedung.

Seorang pegawai Kantor Cabang BRI Garut, Tia mengatakan, "Tadi saya menerima informasi ada ancaman bom, saya langsung keluar ruangan." Ia mengatakan, pesan singkat teror bom itu disampaikan sebanyak dua kali.

Tia maupun pegawai lainnya merasa khawatir ancaman itu benar terjadi sehingga memilih untuk mengosongkan kantor. "Walau ledakan itu belum ada tapi rasa khawatir tetap ada," katanya.

Akibat ancaman itu membuat kepolisian setempat langsung bertindak dan memasang garis polisi di halaman depan kantor BRI Garut.

Sejumlah polisi juga melakukan penjagaan dan menutup Jalan Ahmad Yani yang melintasi kawasan kantor tersebut.

Kepala Kepolisian Resor Garut, AKBP Budi Satria Wiguna membenarkan adanya teror bom di kantor Cabang BRI Garut.

Polisi dari Tim Gegana, kata Budi, akan memeriksa gedung tersebut untuk memastikan ada atau tidaknya benda berbahaya atau bom. "Untuk sementara kita masih menunggu hasil dari Tim Gegana yang akan melakukan pemeriksaan kantor," katanya.

Sementara itu, ancaman pesan teror yang disampaikan pelaku yakni "Selamat pagi utk kcu bri garut dan semua kcp garut bri garut telah saya BerikadoC-4. Selamat mencari sebelum pukul 11.30 WIB".

Selanjutnya pesan singkat kedua yakni "Bom akan meledak pukul 11.30 WIB jadi silahkan mencari sebelum terlambat". Pesan itu dikirim melalui nomor telepon 085225876236.

(Ant /CN33 )