image

Foto: suaramerdeka.com/Setiady Dwi

14 Februari 2018 | 19:13 WIB | Pilkada Serentak

Calon Eks TNI/Polri Diminta Tak Tarik TNI/Polri Selama Pilgub

BANDUNG,suaramerdeka.com- Pasangan Hasanah, Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan yang kebetulan merupakan purnawirawan TNI/Polri diimbau tak sampai menarik anggota TNI/Polri aktif dalam pelaksanaan Pilgub Jabar 2018.

Hal tersebut langsung dikatakan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo saat mengunjungi Pos Pemenangan Hasanah dalam rangkaian safari ke 4 markas paslon di Bandung, Rabu (14/2).

"Kami mengharapkan dukungan agar tidak melibatkan jajaran TNI aktif untuk ditarik ke Pilkada," katanya didampingi Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dan jajaran KPU dan Bawaslu.

Menurut Mayjen Doni, sebaran anggota TNI di Jabar paling besar di antara daerah lainnya di Indonesia. Pasalnya, banyak satuan yang bermarkas di Tatar Pasundan dari Kodam hingga komando kependidikan.

Merespon permintaan itu, Hasanuddin yang merupakan purnawirawan bintang dua AD sangat bisa memahaminya. Pihaknya pun siap menjaga komitmen tersebut.

"Saya tahu persis yang bertugas, dan selama jadi Anggota Komisi I DPR pun saya selalu mengingatkan TNI untuk menjaga marwah netralitasnya, kalai terlibat poitik iya kalau menang lha kalau kalah bisa sengsara seumur-umur," katanya.

Meski demikian, Anton mengingatkan bahwa keluarga besar TNI/Polri mempunyai hak pilih yang bisa digunakan. Termasuk pula pensiunan. "Kalau mereka ujug-ujug ketarik, jangan salahkan kami," kata eks Kapolda Jabar itu.

Komitmen untuk menjaga netralitas TNI/Polri juga diapresiasi Cagub, Sudrajat. Dia juga berpangkat terakhir Mayjen TNI bahkan mendapat jaminan dari Kapolda.  "Anggota yang terlibat bakal dipecat, tetap netral," kata mantan Dubes China itu.

(Setiady Dwi /SMNetwork /CN38 )