image

Foto: Istimewa

15 Februari 2018 | 04:39 WIB | Suara Kedu

Kampanye Toleransi, Walikota Yogyakarta Bagikan Ribuan Bakpia

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com- Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti bersama perusahaan bakpia djaVa, Rabu(14/2) kemarin berbagi kasih dengan membagi-bagikan 1000 bakpia kepada masyarakat yang kebetulan sedang melintas di Malioboro, Yogyakarta. 

Bagi-bagi bakpia gratis selain untuk memperingati Imlek 2018, sekaligus mengkampanyekan toleransi dan aman bagi wisatawan yang hendak berkunjung atau beribur ke Yogyakarta. Karena warga Kota Budaya, cinta akan kedamaian yang selalu mengedepankan kasih dalam bermasyarakat.

''Yogyakarta aman bagi wisatawan, karena warganya cinta akan kedamaian,'' kata Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, saat menyapa wisatawan asal Thailand yang kebetulan sedang jalan-jalan di Malioboro, Yogyakarta. ''Gimana Jogja asyik enggak,'' tanya walikota kepada dua wisatawan asal Thailand sambil diajak mencicipi bakpia.

Walikota menyambut baik atas prakarsa Benyamin Siek Fendy Sanjaya, pengusaha bakpia djaVa yang mengkampanyekan Jogja Aman Bagi Wisatawan. Apa yang dilakukan ini, bukti bahwa Yogyakarta memang aman dan cinta akan kebersamaan. ''Mari kita ciptakan Yogyakarta yang aman bagi semuanya,'' katanya. 

Hal senada juga disampaikan Benyamin Siek Fendy Sanjaya, bahwa warga Jogja cinta damai. ''Banyak yang bilang Yogyakarta sudah tidak aman, tapi kami menyatakan kota ini aman. Ribuan bakpia kami bagi gratis sebagai rasa syukur dan kampanye untuk saling toleran,'' kata Benyamin Siek Fendy Sanjaya.

Hari ini pula bertepatan dengan hari kasih sayang. Ungkapan rasa kasih dan sayang serta kampanye toleransi di masyarakat dituangkan dalam berbagi bakpia. Yogyakarta sempat menjadi sorotan dengan adanya peristiwa penyerangan di sebuah gereja di Sleman. 

Ketenangan masyarakat sempat tercabik, namun kini tidak lagi. Bahkan warga Yogyakarta, menyambut semua itu dengan kasih karena warga Yogyakarta cinta akan kedamaian. Maka berbagi bakpia ini, bertujuan untuk menggairahkan lidah wisatawan saat berkunjung ke Yogyakarta.

Maka bila berkunjung ke Kota Pendidikan atau Kota Budaya, belum makan bakpia atau gudeg rasanya belum lengkap selama berkunjung ke Yogyakarta. Apalagi rasa bakpia kini sudah bervariasi, mulai dari rasa kacang hijau, kumbu, coklat, keju bahkan ada rasa teh hijau dan banyak lagi lainnya. 

Berbagai macam rasa bakpia ini, menurut Benyamin, diibaratkan dengan berbagai macam keyakinan. Rasanya nikmat dengan berbagai varian, ada rasa manis, gurih dan berbagai rasa lainnya. ''Itulah keunikan bakpia, penuh aneka rasa tapi tetap gurih dan enak dilidah,'' jelas Benyamin. 

Seperti dituturkan Alien, asal Thailand mengatakan, bakpia Jogja enak dan gurih. ''Saya suka dengan kue ini, rasanya manis dan gurih,'' kata Alien yang sedang menyelesaikan kuliahnya di Yogyakarta. ''Aku suka kue bakpia, dan saya suka Jogja. Kota yang indah dan nyaman bagi semuanya,'' timpal teman kuliahnya yang berasal dari Malang.

(Sugiarto /SMNetwork /CN39 )