image

TUNJUKKAN MEDALI : Kevan Vallerio Anwar dan Brian Alvarico Anwar menunjukkan medali didampingi Kepala Sekolah SD Isriati Baiturrahman, Drs Musadat MPd dan guru pembina olimpiade matematika Falik Rusdayanto di ruang sekolah tersebut, Rabu (14/2). (suaramerdeka.com/Eko Fataip)

15 Februari 2018 | 04:57 WIB | Semarang Metro

Siswa SD Isriati Ikuti Olimpiade Matematika Thailand

SEMARANG, suaramerdeka.com- SD Hj Isriati Baiturrahman 1 Semarang meloloskan dua siswanya di olimpiade matematika Thailand atau Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2018. Ajang internasional ini rencananya akan berlangsung 20-23 Februari mendatang di Thailand dan diikuti sejumlah negara Asia dan Eropa.

Kedua siswa kakak beradik tersebut yakni Kevan Vallerio Anwar (kelas VI) dan Brian Alvarico Anwar (kelas II). Mereka berhak mengikuti olimpiade ini setelah meraih medali perunggu di tingkat nasional atau saat tahapan penyisihan.

Anak dari pasangan David Anwar dan Desy Armalia ini sebelumnya juga menorehkan sederet perstasi dalam ajang serupa. Kevan maupun Brian pernah memperoleh medali di ajang internasional seperti Southeast Asian Mathematics Olympiad (SEAMO) 2017,American Mathematics Olympiad (AMO) 2017 dan Singapore International Math Olympiad Challenge (SIMOC) 2017.

Salah satu guru pembina olimpiade matematika, Falik Rusdayanto mengatakan, ajang ini terbagi dalam setiap level kelas. Sebelumnya, pada Desember 2017 lalu atau saat tahap penyisihan, keduanya bersaing dengan 4.473 peserta lain dari hampir seluruh provinsi di Indonesia.

"Penyisihan dilaksanakan serentak, hampir semua provinsi ambil bagian. SD Isriati Baiturrahman 1 menjadi salah satu sekolah yang ketempatan melangsungkan tahap penyisihan. Ada 97 peserta dari tingkat SD-SMA, 25 di antaranya memperoleh medali," kata Falik kepada Suara Merdeka, Rabu (14/2).

Dari 25 peserta yang mendapatkan medali itu, tercatat ada sembilan yang diikutkan dalam ajang TIMO di Thailand. Empat siswa di antaranya yaitu tingkat SD, termasuk dari SD Isriati Baiturrahman. Adapun sisanya atau lima siswa merupakan tingkat SMP. 

"Pertimbangan kami mengirimkan di Thailand untuk mengukur sejuah mana kemampuan putra putri Indonesia. Orangtua kebetulan juga sangat mendukung penuh," imbuh Kepala Sekolah SD Isriati Baiturrahman, Drs Musadat MPd.

Musadat menambahkan, di bidang olahraga, pihaknya juga mengirimkan sejumlah siswa untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2018. Tercatat ada 12 siswa yang mewakili Kecamatan Semarang Tengah di tingkat kota. Mereka terbagi dalam beberapa cabang olahraga, seperti panahan, atletik, tenis lapangan, catur, sepak bola, sepak takraw, voly dan karate.

Sebagaian dari mereka berhasil meraih medali saat di tingkat kecamatan. Dua emas pada cabang karate dan panahan serta satu emas di cabang catur dan atletik. Selain itu, satu medali perak masing-masing untuk panahan, atletik, tenis lapangan serta catur. "Untuk bidang seni, ada tiga siswa kami yang juga menjadi juara dalam lomba Toyota Dream Car Art Contest. Mereka nantinya akan maju ke tingkat naisonal," sebut Musadat. 

 

(Eko Fataip /SMNetwork /CN39 )