image

Foto: Patromaks.com

14 April 2018 | 17:10 WIB | Parlemen Zaman Now

Ahmad Basarah Ingatkan Bahaya Politik Pecah Belah

TAKENGON, suaramerdeka.com- MPR RI menyelenggarakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bekerja sama dengan Persatuan Alumni GMNI Provinsi Aceh, Jumat (13/4). Dalam acara yang digelar di Gedung UMI, Takengon, Aceh Tengah, ini, Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah mengingatkan bahaya strategi politik adu domba yang kini kembali mengemuka.

Politik pecah belah itu saat ini terjadi terutama antara golongan Nasionalis dan Islam.

"Seolah olah ada pembelahan, ada dikotomi, segregasi dan gesekan antara dua golongan itu yang berpotensi sangat kuat menimbulkan konflik sosial yang panjang" ujarnya.

Menurut Basarah, dilihat dari sejarahnya, bangsa Indonesia lahir, dibangun dan diperkuat atas kombinasi dan kerja sama antara golongan Nasionalis dan Islam. Antara Nasionalisme dan Islam atau antara golongan Islam dan Nasionalis ibarat dua rel kereta api yang harus selalu berdampingan dan beriringan.  

Jika salah satu rel tersebut patah maka akan membuat kereta Republik Indonesia akan jatuh dan terguling. Maka antara rel Nasionalisme dan Islam harus bersatu. Ia mengingatkan agar jangan sampai mau diadu domba oleh kekuatan tertentu yang ingin menghancurkan NKRI.

"PA GMNI dan GMNI Aceh harus memperkukuh persatuan begitu juga dengan ormas ormas lain, GMNI harus bisa menjadi pelopor kaum pergerakan nasionalis yang religius. Sehingga, bangsa dan negara ini tidak akan pernah bubar jika kunci persatuan di antara semua elemen bangsa terus dipelihara dan diperkukuh," tutup Basarah.

(RPK /CN41 )