image

KH Suroso Abdul Rozak. (Foto: suaramerdeka.com/Ryan Rachman)

16 April 2018 | 17:40 WIB | Suara Banyumas

Muskerwil NU Bangkitkan Citra Purbalingga

PURBALINGGA, suaramerdeka.com- Kabupaten Purbalingga menjadi tuan rumah Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Nadhlatul Ulama (NU) Jawa Tengah pada, 19-22 April mendatang. Kepercayaan yang diberikan kepada PCNU Kabupaten Purbalingga ini membangkitkan kepercayaan diri dan citra Kabupaten Purbalingga yang sempat turun akibat isu terorisme dan radikalisme.

Ketua Tandfidziah PCNU Kabupaten Purbalingga, KH Suroso Abul Rozak, Senin (16/4) mengatakan, beberapa waktu lalu Kabupaten Purbalingga terkenal sebagai tempat lahirnya beberapa tersangka teroris. Selain itu, waktu adanya Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang menghebohkan itu, anggota paling banyak berasal dari Kabupaten Purbalingga.

"Nah, dengan diamanahi sebagai tuan rumah Muskerwil, ini membangun kepercayaan diri umat Islam terutama NU, bahwa Purbalingga tidak segitunya (sarang teroris) di mata luar. Itu (teroris dan radikal) hanya kasuistik saja," katanya.

Menurutnya, warga Nahdliyin di Kabupaten Purbalingga perlu menunjukkan kekuatan bahwa mereka tetap setia dan bersatu padu dalam menjaga NKRI dan Pancasila.

Di sisi lain, adanya Muskerwil NU Jateng di Purbalingga nanti menjadi pemacu agar masyarakat khususnya Nahdliyin agar dapat membangun kemandirian. Adapun langkah konkretnya adalah memperkuat lembaga dan amal usaha. 

"Di bidang kesehatan, kita sudah membangun empat klinik, Kutasari, Bukateja, Karangmoncol dan Mrebet yang dibangun murni dengan dana umat NU. Besok jelang Muskerwil, yang tiga akan diresmikan. Yang satu sudah tahun lalu," katanya.

Laziznu juga sudah dipercaya untuk menghimpun dana zakat maupun infak dan sedekah yang hasilnya dikembalikan untuk peningkatan potensi usaha produktif umat.

Sebagai pembuka pra-Muskerwil, di Pendapa Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Sabtu (14/4) digelar Seminar Nasional Pendidikan Vokasi dan Ruang Ketenagakerjaan di Indonesia dengan pembicara utama Menteri Ketenagakerjaan RI Muhammad Hanif Dhakhiri.

Muskerwil akan dihadiri oleh Ketua Umum PB NU, KH Said Aqil Siradj dan Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko. 

(Ryan Rachman /SMNetwork /CN41 )