image

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maaruf Amin memberikan penganugerahan kepada Direktur Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo, dokter Akhmad Muzairi dalam acara International Islamic Healthcare Conference di Jakarta Convention Center (JCC), baru-baru ini. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

16 April 2018 | 21:12 WIB | Suara Kedu

RS PKU Wonosobo Jadi Rumah Sakit Syariah Ketiga

WONOSOBO, suaramerdeka.com- Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo saat ini telah menjadi Rumah Sakit Syariah ketiga di Indonesia yang berpredikat Mumtaz. Penganugerahan tersebut diserahkan langsung Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Maaruf Amin, kepada Direktur Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo, dokter Akhmad Muzairi, dalam acara International Islamic Healthcare Conference di Jakarta Convention Center (JCC), baru-baru ini. 

Dokter Muzairi menyebutkan, sertifikasi syariah dilaksanakan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo pada Selasa (27/2) bertepatan dengan tanggal 11 Jumadil Awal 1439 H lalu. Hasil dari sertifikasi tersebut Rumah Sakit PKU resmi menyandang predikat Mumtaz dari 13 pokja (kelompok kerja) yang diuji.

“Alhamdulillah, apresiasi yang sebesar-besarnya pada segenap insan Rumah Sakit PKU yang telah bersemangat dan bekerjakeras bersama-sama mencapai cita-cita utama pendirian rumah sakit ini,” ujar dia.

Menurut dia, menjadi Rumah Sakit Syariah merupakan suatu amanah besar yang harus dijalankan setiap insan Rumah Sakit PKU. Pasalnya, Rumah Sakit Syariah harus mampu memberikan pelayanan bermutu yang bernafaskan Islami di segala bidang, baik dari sisi managerial, pelayanan medis, pelayanan penunjang medis mau pun pelayanan umum. Menanggapi hal tersebut, setiap insan Rumah Sakit PKU bersemangat untuk bersama-sama menjalankan pelayanan sesuai dengan prinsip syariat Islam. 

(M Abdul Rohman /SMNetwork /CN40 )