image

Foto: istimewa

16 April 2018 | 22:48 WIB | Suara Kedu

Sebelum Berpredikat Syariah, RS PKU Wonosobo Telah Terapkan Unsur KeIslaman

WONOSOBO, suaramerdeka.com- Sebelum tersematkan predikat syariah, sebenarnya perlahan Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Wonosobo telah menerapkan unsur-unsur keIslaman dalam memberikan pelayanan pada pasien. Namun dengan pencapaian sertifikasi ini, rumah sakit dibantu untuk mengembangkan dan memodifikasi mutu dan standar-standar keIslaman yang telah di buat Mukisi dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Hal itu disampaikan Direktur Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo, dokter Akhmad Muzairi, saat penganugerahan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo menjadi Rumah Sakit Syariah ketiga di Indonesia yang berpredikat Mumtaz, baru-baru ini.

”Selain Rumah Sakit PKU, terdapat sepuluh rumah sakit lain mendapatkan penganugerahan Rumah Sakit Syariah," terang dia. 

Lebih lanjut disebutkan, Rumah Sakit PKU bersemangat dalam upaya dari Mukisi untuk membangkitkan Rumah Sakit Syariah di Indonesia. Menjadi Rumah Sakit Syariah sejatinya merupakan visi utama dari dibangunnya Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo. Dengan pencapaian tersebut, RS PKU tidak lantas berhenti untuk belajar memberikan pelayanan terbaik. "Sejatinya, hasil sertifikasi ini merupakan amanah yang besar untuk dicermati dan dihayati betul setiap insan Rumah Sakit PKU," beber dia.

Setiap aktivitas dari segenap insan RS PKU diharapkan berlandaskan pada ajaran Islam yang memberikan manfaat untuk sesama dan mampu menjadi ladang ibadah untuk mengharap ridho Allah. Rumah sakit tersebut juga terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pasien. Pembenahan terus dilakukan baik internal mau pun kerja sama dengan eksternal sebagai bagian wujud nyata pelayanan yang sesungguhnya, seperti halnya produk halal pelayanan dapur rumah sakit. 

(M Abdul Rohman /SMNetwork /CN40 )