image

CEK PASAR : Wakil Ketua DPRD Kudus Agus Wariono (tengah) dan Dedhy Prayogo (kanan) berbincang dengan pedagang saat mengecek kesiapan pindahan pedagang pasar Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Senin (16/4). (suaramerdeka.com/Saiful Anas)

17 April 2018 | 00:30 WIB | Suara Muria

Bangunan Baru Pasar Piji Tempias dan Tergenang

KUDUS, suaramerdeka.com – Belum ditempati, bangunan  baru Pasar Piji dikeluhkan pedagang lantaran kondisi bangunan baru tempias saat musim hujan dan sejumlah titik tergenang. Para pedagang khawatir jika kondisi itu tidak diperbaiki sebelum penempatan pedagang, akan menganggu aktivitas jual-beli di lokasi baru tersebut.

Keluhan para pedagang itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kudus Agus Wariono dan Dedhy Prayogo saat mengecek kesiapan perpindahan pedagang dari tempat penampungan ke bangunan pasar baru, Senin (16/4) siang.

Mulyani (37), salah seorang pedagang mengaku ketar-ketir jika nanti musim hujan tiba. ‘’Kemarin saya cek saat hujan deras, areal dalam pasar yang berada di pinggir basah banyak genangan. Jika tidak segera diperbaiki, kami khawatir nanti akan mengganggu kegiatan jual beli di sini,’’ katanya.

Pedagang pasar Piji kini tengah bersiap menempati bangunan baru. Pedagang yang mendapat jatah los terus mengebut pembuatan lapak-lapak untuk berjualan. Rahman (42), pedagang lainnya mengeluhkan limpasan air dari belakang pasar.

Di bagian barat pasar, kondisi tanahnya lebih tinggi. Saat hujan turun, air dari bagian belakang langsung menggenangi jalan di bagian selatan pasar. ‘’Kami berharap segera ada pembenahan untuk perbaikan pasar,’’ katanya.

Wakil Ketua DPRD Kudus Agus Wariono mengatakan, ia bersama Dedhy Prayogo langsung mengecek bangunan Pasar Piji. Pasalnya dalam waktu dekat ini semua pedagang dijadwalkan segera menempati bangunan baru.

‘’Semua keluhan pedagang ini tentunya harus ditanggapi serius. Apalagi saya lihat ada dinding bangunan yang mulai retak. Areal parkir kendaraan juga belum ditata dengan baik. Padahal proyek pembangunan pasar Piji telah menelan anggaran puluhan miliar,’’ katanya.

Agus mengatakan, pihaknya akan segera memanggil pejabat Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus. Selain kondisi Pasar Piji, pimpinan DPRD juga banyak mendapat keluhan serupa dari pedagang di Pasar Besito.

‘’Pedagang Pasar Besito banyak yang mengeluh kondisi bangunan baru pasar belum siap dihuni. Kondisi pasar juga sepi setelah pedagang dipindah, karena lokasinya tidak strategis. Dari penelusuran kami, pedagang juga sebenarnya tidak setuju dengan proyek tersebut,’’ katanya.

(Saiful Annas /SMNetwork /CN39 )