image

Foto: istimewa

17 April 2018 | 07:54 WIB | Nasional

Pemerintah Minta Masukan bagi Penganggur dan Korban PHK

JAKARTA, suaramerdeka.com- Pemerintah meminta masukan dari berbagai pihak mengenai rencana  penerapan Skill Development Fund (SDF), atau  skema dana pengembangan  pelatihan keterampilan  kerja, dan Unemployment Benefit (UB) tunjangan sosial bagi pengangguran dan korban PHK, yang tengah dikaji lintas kementerian dan lembaga.

Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mengingatkan ada lima tantangan yang harus dikaji secara mendalam  dalam  rencana penerapan SDF dan UB. Nantinya, kebijakan skema pembiayaan itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM, mempercepat pengurangan pengangguran  dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Hanif menjelaskan lima tantangan tersebut yaitu Pertama, pentingnya lapangan kerja berkualitas artinya kualitas pekerjaan layak. Kedua reorientasi pendidikan yang dibutuhkan untuk memastikan agar proses pendidikan benar-benar deman driven. 

"Ketiga kesempatan upskilling dan reskilling. Keempat bantalan sosial untuk korban PHK atau unemployment benefit yang perlu ada solusinya. Kelima labour market information (informasi pasar kerja) yang masih sangat lemah dan belum biaa diandalkan," kata Hanif, di Jakarta, Minggu.

Kalau lima tantangan di atas, menurut Hanif,  bisa dicari solusinya dan hari ini kita fokus ke SDM, saya percaya perubahan yang akan datang ini atau yang sedang terjadi di dunia ini tidak akan melibas ke Indonesia.

(Wahyu Atmadji /SMNetwork /CN26 )