image

Foto Istimewa

17 April 2018 | 10:25 WIB | Suara Kedu

12 Desa Terima Bantuan Tata Guna Irigasi

SLEMAN, suaramerdeka.com- Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) telah melakukan serah terima hasil pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) kepada Pemerintah Kabupaten Sleman. Program ini merupakan bantun dari pemerintah yang dirujuk langsung ke kelompok tani. 

Sasarannya untuk optimalisasi jaringan irigasi khususnya pada daerah yang cakupannya tidak begitu luas. Kepala BBWSO, Tri Bayu Aji MA menjelaskan pelaksanaan P3-TGAI di Kabupaten Sleman tahun ini  dilaksanakan di 12 desa. Dua desa diantaranya masih dalam pengerjaan, dan 10 desa telah selesai.

Daerahnya meliputi Desa Sumberagung, Sumberarum, Sendangagung, Sendangmulyo, Margokaton, Margomulyo, Margoagung, Sidoarum, Sidomulyo, dan Sidomoyo yang berada di Kecamatan Minggir, Seyegan, Godean, dan Moyudan. "Bantuan yang diberikan tahun 2018 ini sebesar Rp 195 juta. Saya berharap bantuan tersebut bisa dikerjakan oleh petani sendiri sehingga mereka bisa memiliki jaringan irigasi di wilayahnya masing – masing,” kata Bayu.

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo menilai kegiatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sleman. Dia meminta program ini masih bisa berlanjut sebagai upaya menumbuhkan partisipasi masyarakat di bidang sumber daya air khususnya irigasi.

Dia menjelaskan, luas irigasi yang menjadi kewenangan Pemkab Sleman saat ini berjumlah 21.953 hektare tersebar di 17 kecamatan. Dari data daerah irigasi itu, yang kondisi fisiknya baik sekitar12.878 hektare atau 58,66 persen, sedang sisanya seluas 9.075 ha atau 41,34 persen dalam keadaan rusak sedang dan rusak berat.

"Tahun ini, kami akan merehabilitasi kerusakan di 9 daerah irigasi dengan total biaya Rp 7,39 miliar dari dana APBD kabupaten,"  ujar Sri. 

Selain itu, sambung dia, akan dilakukan pula pembangunan daerah irigasi sejumlah 27 titik senilai Rp 7,27 miliar dari dana APBD, serta 18 titik senilai Rp 7,26 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus.

(Amelia Hapsari /SMNetwork /CN19 )