image

JUARA DEBAT: Tim mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang memegang piala sebagai juara debat nasional Ekonomi Islam di Kampus STAIN Pamekasan Madura, belum lama ini. (suaramerdeka.com/dok)

17 April 2018 | 19:18 WIB | Semarang Metro

Mahasiswa FEBI Walisongo Juara Debat Ekonomi Islam

SEMARANG, suaramerdeka.com- Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang meraih prestasi dengan masuk tiga besar bersama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan STAIN Pamekasan Madura dalam debat nasional Ekonomi Islam di Kampus STAIN Pamekasan Madura, belum lama ini.

Ada pun 10 esai terbaik yaitu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, STAIN Pamekasan, UIN Walisongo Semarang, Universitas Negeri Malang, STAIN Pamekasan, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Darussalam Gontor, STAI An-Najah Indonesia Mandiri, Universitas Brawijaya Malang dan IAIN Salatiga.

Acara bertajuk National Islamic Economic Debat Competition (Nisedco) ini merupakan rangkaian acara Festival Ekonomi Bisnis (Ebis) yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ebis STAIN Pamekasan, sekaligus memperingati ulang tahun jurusan Ebis yang ke-4.

Wakil Dekan 3 FEBI UIN Walisongo, Khoirul Anwal menyatakan, bahwa tujuan kompetisi debat ini adalah mengumpulkan akademisi dari berbagai kampus di Indonesia, saling bertukar pendapat, pengalaman dan ilmu. ''Lebih dari itu, kompetisi ini juga menjalin ukhuwah antar kampus di Indonesia juga menjadi tujuan kegiatan itu,'' kata Khoirul.

Pada kompetisi tersebut, tim debat FEBI UIN Walisongo Semarang terdiri dari Maya Sofiah, Iswatun Ulia, dan Hasna Aulia. Mereka berhasil lolos seleksi 10 esai terbaik dan berkesempatan mengikuti kompetisi debat Nisedco.

Keseluruhan peserta dari berbagai kampus di Indonesia ada 31 tim. "Nah, syaratnya semua tim harus mengumpulkan esai. Lalu diseleksi 10 esai terbaik untuk mengikuti debat, dan dari 10 esai terbaik termasuk di dalamnya FEBI UIN Walisongo Semarang," katanya.

Ketiga delegasi FEBI UIN Walisongo yang aktif di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) dan Invest FEBI Walisongo ini mengaku senang sekaligus bersyukur bisa mengikuti kompetisi debat itu. “Saya senang bisa membawa nama FEBI untuk berprestasi dan berkompetisi dengan kampus lain dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu kami bisa saling mengenal dan menjalin ukhuwah dengan mahasiswa antarkampus di Indonesia,” kata Ulia, salah satu anggota Tim debat FEBI Walisongo.

Dekan FEBI UIN Waisongo Semarang, Imam Yahya, menyambut gembira prestasi tersebut dan berharap ke depan kesempatan seperti ini harus mendapatkan perhatian dari institusi FEBI. “Alhamdulillah, semoga ke depannya bisa lebih baik dan mengharumkan nama FEBI UIN Walisongo Semarang," katanya. 

(Agus Fathuddin /SMNetwork /CN40 )

NEWS TERKINI