image

LEWATI LAWAN : Gelandang PSIS Semarang, Ibrahim Conteh melewati kawalan pemain Bhayangkara FC, Vladamir Vujovic di penyisihan Grup E Piala Presiden 2018 (suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)

23 Januari 2018 | 19:55 WIB | Liga Indonesia - Nasional

Conteh Diandalkan Jadi Poros PSIS

MALANG, suaramerdeka.com- Sosok gelandang asal Sierra Leone, Ibrahim Conteh kini menjadi andalan Pelatih PSIS Semarang Subangkit sebagai poros pertahanan dan serangan tim jelang lanjutan laga Grup E Piala Presiden melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Kamis (25/1) mendatang.

Pemain berusia 21 tahun ini dipercaya bermain selama 90 menit saat menghadapi Bhayangkara FC dalam laga pembuka Grup E di Stadion Gajayana, akhir pekan lalu. Conteh dilihat Subangkit sebagai pemain yang kuat dalam duel dan punya mobilitas tinggi di lapangan.

''Dalam sistem compact defence, peran gelandang sama vitalnya selain tiga atau empat bek di belakang. Sejauh ini kami punya Conteh sebagai pemain asing yang cukup kuat dalam bertahan dan bergantian dengan duetnya di lini tengah untuk membantu serangan. Perubahan komposisi melawan Arema FC kemungkinan tidak akan terjadi di tengah. Hanya di depan dan sayap,'' kata Subangkit kemarin.

Saat PSIS melawan Bhayangkara FC, Conteh menjadi gelandangbox to box

yang rajin berlari dari pertahanan sendiri ke pertahanan lawan. Dari 19 kali percobaan tendangan ke gawang The Guardian, mantan pemain Barito Putra dan PS TNI ini melakukan empat tendangan, sekali sundulan dan dua kali akselerasi ke kotak penalti lawan.

Sebanyak tiga sepakan jarak jauhnya masih melenceng dan satu tendangan di dalam kotak penalti membentur Vladamir Vujovic. Sementara satu sundulannya di menit 68 memanfaatkan umpan silang Hari Nur melenceng tipis dari tiang gawang Bhayangkara yang dijaga Fauzal Mubarak. "Conteh selama bergabung juga sudah mampu meredam emosi. Saya melihat kemampuannya meningkat dalam lima uji coba dan satu pertandingan di Piala Presiden kemarin," lanjut Subangkit.

Conteh juga selalu dipercaya tampil sebagai pemain inti sejak uji coba pertama PSIS melawan tim sepak bola Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa di Stadion Citarum, 28 Desember silam. Dia dipercaya lima kali berduet dengan Hafit Ibrahim sejak menit awal. Lalu sekali berduet dengan M Yunus dalam uji coba melawan PSAD Semarang di Lapangan Terang Bangsa sepekan lalu. Sebab Hafit kala itu harus beristirahat karena mendapat cedera ringan dalam latihan.

''Conteh juga sudah dua kali saya turunkan melawan Arema FC di uji coba sebelumnya. Dia dan beberapa pemain lokal lainnya sudah tahu permainan lawan. Saya harap di laga mendatang kami bisa mencuri poin dari tuan rumah. Sebab kami sudah dua kali kalah dalam uji coba,'' tandas Subangkit.

(M Alfi Makhsun /SMNetwork /CN26 )