image

SM/Tresno Setiadi - Hendy Andriyanto

13 Januari 2018 | Suara Pantura

BMKG Keluarkan Peringatan Dini

  • Nelayan Diminta Waspada

TEGAL- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi hingga 2,5 meter di perairan utara laut Jawa Tengah. Nelayan yang akan melaut diminta agar mewaspadai ketinggian gelombang yang diprediksi terjadi hingga Sabtu (13/1) hari ini.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kota Tegal, Hendy Andriyanto, mengungkapkan, wilayah perairan yang berpotensi gelombang tinggi 1,25 meter hingga 2,5 meter juga terjadi di laut Jawa bagian tengah dan perairan selatan Kalimantan. Dia menjelaskan, gelombang tinggi terjadi karena tiupan angin yang cukup kencang di wilayah tersebut. Tak terkecuali seperti yang beberapa hari ini terjadi wilayah utara perairan laut di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan.

Angin besar kecil tiupannya, kata Hendy, ditentukan oleh aktivitas awan-awan konvektif yang berada di atas lautan. Makin banyak pertumbuhan awan konventif di atas lautan, maka angin yang dihasilkan oleh awan tersebut semakin besar dan kencang hingga mempengaruhi tinggi gelombang. ”Awan konvektif itu adalah awan-awan rendah penghasil hujan dan petir. Seperti awan cumulus dan cumulusnimbus (CB),” kata dia. Dia menambahkan, ada sejumlah kriteria tingkat bahaya gelombang laut.

Misal gelombang dengan ketinggian 1,25 meter hingga 2 meter maka cukup berbahaya bagi perahu nelayan. Selanjutnya gelombang dengan ketinggian 2 hingga 3 meter berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang. Sementara dengan ketinggian 3 hingga 4 meter selain berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang juga berbahaya bagi kapal Ferry. ”Sedangkan kalau ketinggiannya di atas 4 meter itu berbahaya bagi semua jenis kapal,” ungkapnya.(enn-40)

SMCETAK TERKINI