image

SM/dok - Anggrek Tebu

13 Januari 2018 | Spektrum

Sembuhkan Berbagai Penyakit

KARENAbunganya yang indah dan aroma wanginya, tanaman anggrek sering dijadikan simbol. Banyak kalangan yang menggunakan anggrek sebagai simbol cinta dan kemewahan. Pada masyarakat Yunani, bunga ini dijadikan simbol kejantanan, sedangkan di masyarakat Taiwan, anggrek digunakan untuk bahan wewangian kaisar kuno. Adapun di Tiongkok, anggrek dimanfaatkan sebagai tanaman obat yang mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tanaman anggrek antara lain bisa digunakan untuk penghilang stres.

Menurut para ahli kesehatan, membudidayakan bunga anggrek maupun bunga lain sebagai tanaman hias dapat membantu mengurangi tingkat stres pada seseorang. Keindahan dan aroma yang terpancar dari bunga ini dapat meningkatkan efek relaksasi serta memberikan ketenangan dan kedamaian bagi si empunya. Dalam masyarakat Tiongkok, bunga anggrek khususnya jenis Dendrobium biasa dimanfaatkan sebagai ramuan tonik / teh herbal yang dicampurkan dengan akar licorice. Ramuan herbal tersebut bisa mentransmisikan energi penyembuhan ke seluruh bagian tubuh manusia.

Dapat membantu melembabkan dan menyehatkan kulit dan mencegah kekeringan dan kulit bersisik. Selain itu juga bisa melepas dahaga pada saat terjadi polusi karena asap yang menyebabkan paru-paru maupun saluran udara dalam tubuh terasa kering serta meningkatnya rasa haus.

Ramuan ini juga bisa mengobati berbagai jenis penyakit seperti tuberkulosis, perut kembung, keringat malam, anoreksia, demam, dan dispepsia secara efektif. Selain itu juga dapat membantu meningkatkan fungsi paru-paru, ginjal, dan perut. Serta mengatasi gangguan sakit perut, kram, serta muntah-muntah.

Gangguan Saraf

Bagi mereka yang mengalami gangguan saraf dan fungsi otak, anggrek jenis Cypripedium bisa dimanfaatkan. Pasalnya, anggrek jenis ini akarnya mengandung minyak atsiri, resin, tanin, gula, pati, serta komponen lainnya yang berguna dalam penyembuhan berbagai macam gangguan penyakit. Penyakit itu seperti iritabilitas saraf, histeria, kejang, gangguan fungsi otak seperti kegilaan dan delirium.

Spesies lainnya, Arethusa Bulbosa, memiliki akar dengan kandungan senyawa kimia yang mampu menyembuhkan sakit gigi serta penyakit telinga. Manfaat bunga anggrek bagi kehidupan manusia terutama jenis Aplestrum hyemale, biasa digunakan sebagai obat untuk mengatasi gangguan bisul. Pasta dari daun hootieriana vanda digunakan sebagai tapal panas untuk menyembuhkan nyeri pada sendi.

Di beberapa negara, bunga anggrek khususnya jenis dendrobium juga dimanfaatkan dalam berbagai olahan makanan. Di Thailand dan Singapura bunga anggrek dijadikan sebagai salah satu produk olahan snack yang lezat. Di Eropa, bunga anggrek dikonsumsi dalam bentuk garnish atau sebagai hiasan pada kue. Di suku Aborigin, bunga anggrek dijadikan alternative bahan pangan pada saat kondisi darurat. Dan di Nepal, bunga anggrek dimanfaatkan sebagai acar.(23)

Penulis :Dini Failasufa dan Dwi Ani Retnowulan
Penyunting :Dwi Ani Retnowulan

Berita Lainnya


SMCETAK TERKINI