13 Januari 2018 | Fokus Jateng

Setiap Pasaran Terjual 175-an Ekor Sapi

  • Pasar Hewan Limpung

BATANG- Sedikitnya 175-an sapi laku terjual di Pasar Hewan Limpung, Batang setiap hari pasaran Legi dan Pahing. Hal itu diungkapkan Kepala Pasar Limpung, Indiharto, Jumat (12/1).

''Setiap hari pasaran sekitar 600-an sapi didatangkan para pedagang dari Batang dan sekitarnya, seperti Kendal dan Pekalongan untuk diperdangkan di Pasar Limpung.

Biasanya setiap hari pasaran, 175-an ekor sapi laku terjual,'' katanya. Indi menjelaskan, setiap hari pasaran pedagang dari dalam dan luar Kabupaten Batang sejak pagi hingga siang berdatangan membawa hewan dagangan.

Para pembeli dari dalam maupun luar Kabupaten Batang, juga berdatangan untuk mendapatkan sapi terbaik dengan harga yang diinginkan. ''Hal ini sudah berlangsung sejak pasar ini dibangun, yakni tahun 1990-an.

Pedagang dan pembeli biasa bertransaksi di sini sejak pasar ini dibangun sekitar tahun 1990-an,'' ungkapnya. Menurut Indi, jumlah sapi dan kambing yang diperdagangkan di Pasar Limpung melonjak dua kali lipat saat menjelang Idul Fitri dan Idul Adha.

''Jumlah sapi yang dijual di Pasar Limpung bisa 1.000 ekor lebih menjelang Idul Adha. Dari jumlah itu, sekitar 500-an sapi laku terjual,'' tandasnya.

Namun, setiap hari Rabu, meski jatuh pasaran Legi atau Pahing, jumlah sapi dagangan yang dijual di Pasar Limpung berkurang banyak, karena sebagian besar pedagang biasanya membawa sapi-sapi dagangannya ke Pasar Hewan Kajen, Pekalongan.

Rp 30 Juta

Sementara itu, sejumlah pedagang dari luar Batang mengaku senang menjual hewan di Pasar Limpung, karena punya banyak langganan. ''Pelanggan saya tidak hanya dari Batang, namun juga dari Wonosobo, Banjarnegara, dan Pekalongan.

Saya berjualan di sini sudah lama, sekitar 20 tahunan,'' tutur Jasmani, warga Patebon, Kendal. Jumat (12/1) kemarin, Jasmani dan temannya, Zaedun, membawa dagangan empat ekor sapi.

Harga sapi dari Kendal itu berkisar Rp 10 juta - Rp 12 juta/ekor. ''Saya biasa membawa empat hingga lima ekor. Biasanya laku semua. Jadi, pulang sudah membawa uang, tidak membawa sisa barang dagangan,'' kata Zaedun.

Supardi, warga Cepiring, Kendal, kemarin mengaku membawa lima ekor sapi. ''Harganya sekitar Rp 13 juta - Rp 16 juta/ekor. ''Alhamdulillah, saya sering membawa lima ekor sapi setiap hari pasaran di Limpung, dan biasanya habis terjual,'' ujarnya.

Dari pantauan Suara Merdeka kemarin, harga sapi yang diperjualbelikan di Pasar Limpung pada kisaran Rp 10 juta - Rp 30 juta. ''Untuk harga Rp 30 jutaan itu masuk kategori istimewa,'' kata Indiharto.(D6-27)

SMCETAK TERKINI