13 Januari 2018 | Edukasia

Pemkab Wonogiri Siapkan Rp 25 M untuk Pendidikan Gratis

WONOGIRI- Melalui APBD Tahun 2018, Pemkab Wonogiri mengalokasikan dana Rp 25 miliar untuk melaksanakan pendidikan gratis. Pelayanan pendidikan gratis akan diberikan bagi semua siswa SD sampai SMP, baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta, termasuk sekolah berbasis keagamaan seperti MI dan MTs.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo berharap melalui program pendidikan gratis ini semua anak usia sekolah, terutama jenjang pendidikan dasar sembilan tahun (SD-SMP), seluruhnya harus bersekolah. Tidak terkecuali anak-anak dari keluarga miskin.

”Semua harus bersekolah,” tegas Bupati. Program pendidikan gratis ini, tandas Bupati, sebagai upaya untuk merealisasikan kewajiban pendidikan berbasis kesetaraan tanpa dikotomi anak dari keluarga kaya dan miskin.

Kepada seluruh instrumen pendidikan di Kabupaten Wonogiri, Bupati menyerukan untuk melakukan sosialisasi tentang pelaksanaan pendidikan gratis tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Wonogiri Siswanto mengatakan, pendidikan gratis akan diberlakukan mulai awal tahun ajaran baru, yakni mulai Juni 2018. ”Ini mengacu pada tahun pelajaran, bukan tahun fiskal anggaran,” tegas Siswanto.

Dilarang Tarik Sumbangan

Pertimbangan pendidikan gratis dimulai awal tahun pelajaran karena tiap sekolah sebagai satuan pelaksana pendidikan, dapat lebih dulu menuntaskan program tahun ajarannya.

Sebab, lanjut Siswanto, pelaksanaan tahun ajaran terpilah dalam dua tahun fiskal yang berkesinambungan. Semester gasal berada pada setengah tahun terakhir 2017 dan smester genap padad awal 2018.

Terhitung sampai dengan Juni 2018, sekolah masih melaksanakan program pelayanan pendidikan pola lama, yakni masih dapat menerima dana sumbangan sukarela dari komite sekolah atau pihak lain yang peduli.

Baru mulai Juli 2018, semua SD dan SMP di Kabupaten Wonogiri dilarang menerima sumbangan dari komite dan pelayanan pendidikan diberikan gratis kepada semua anak didik di jenjang pendidikan dasar sembilan tahun itu.

Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Wonogiri Gino menyatakan, melalui para kepala sekolah (kasek) SMP se-Kabupaten Wonogiri telah diberi sosialisasi pemahaman tentang program pendidikan gratis yang baru pertama kali akan dilaksanakan di Kabupaten Wonogiri.

”Semua Kasek SMP di Kabupaten Wonogiri sudah kami berikan pemahaman untuk melakukan sosialisasi pendidikan gratis ini, ke sekolah masing-masing,” jelasnya. Gino yang juga Kepala SMP 1 Wonogiri itu menambahkan, Kabupaten Wonogiri memiliki 118 SMP, terdiri atas 78 SMP negeri dan 40 SMP swasta yang dimiliki oleh berbagai yayasan pendidikan.(P27-49)

Berita Lainnya


SMCETAK TERKINI