13 Januari 2018 | Edukasia

Unimus Tambah Doktor Baru

SEMARANG- Dosen Fakultas Bahasa dan Budaya Asing (FBBA) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Dodi Mulyadi, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Pendidikan Bahasa di Program Studi Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes), baru-baru ini. Dodi Mulyadi menjadi dosen pertama bergelar Doktor Bahasa Inggris di Unimus.

Mendapat dukungan promotor Prof Dr Dwi Rukmini, copromotor Prof Dr Warsono, dan anggota promotor Dr Issy Yuliasri, dia membukukan penelitian berjudul ”The Effectiveness of Explicit (Meta-) Cognitive Strategy Instruction on the Listening Comprehension of Students with Different Learning Styles”. Dodi lulus promosi terbuka dengan IPK 3,91 dan meraih gelar doktor pada usia 30 tahun.

Dosen yang juga Ketua UPT Bahasa Muhammadiyah Language Center tersebut mengungkapkan, pengajaran metacognitive strategies bermanfaat untuk mendorong mahasiswa supaya belajar mandiri dalam mempelajari keterampilan listening atau mendengarkan pada mata pelajaran Bahasa Inggris.

Adapun pengajaran cognitive strategies dapat membantu siswa mencari solusi terhadap kesulitan dalam penguasaan keterampilan mendengarkan seperti terbatasnya kosa kata, pengucapan kata yang tidak familier, dan banyak kata asing lainnya.

Diitegrasikan

”Pengajaran ini harus diintegrasikan untuk menciptakan pengajaran listening yang efektif. Pengajaran listening menggunakan Explicit Instruction of (Meta)-cognitive strategies (EIMCS) terbukti efektif terhadap kemampuan listening pembelajar,” paparnya.

Melalui temuannya, Dodi berharap dapat membantu pembelajar agar lebih mudah dalam belajar Bahasa Inggris. Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi meminta, sebagai doktor termuda di Unimus, kiprah Dodi dapat menginspirasi dosen lain untuk segera melanjutkan atau menyelesaikan studi doktoral.

Dengan bertambahnya doktor baru, sekaligus akan menambah kekuatan Unimus dari segi sumber daya manusia dan kualitas dalam hal layanan kepada mahasiswa.(H41-49)

SMCETAK TERKINI