28 Januari 2018 | Sehat

Deteksi Awal Adanya Kanker

Bahaya dari penyakit kanker sering kali tidak disadari oleh masyarakat. Terlebih, masyarakat cenderung abai dan belum memiliki kesadaran yang cukup untuk melakukan upaya preventif atau pencegahan terhadap penyakit ini. ”Kanker itu perubahan dari sel normal menjadi ganas, tumbuhnya tidak terkontrol, dan bisa menjalar ke mana-mana. Misalnya jaringan tulang yang seharusnya tumbuh di tulang, bisa tumbuh di tempat yang lain,” kata dr Selamat Budijitno.

Dokter Spesialis Bedah Onkologi SMC RS Telogorejo yang akrab disapa ”dr Uud” ini mengingatkan, betapa penting tindakan pencegahan tersebut. Akan lebih baik lagi jika dibarengi dengan keinginan masyarakat untuk mencari pengetahuan yang cukup tentang apa itu penyakit kanker melalui sumber-sumber informasi yang resmi. ”Dari segi pasien, tindakan paling utama adalah deteksi dini, karena semakin awal ditemukan, semakin mudah penanganan kankernya. Selama ini yang kami temui cenderung sudah mencapai stadium lanjut,” ujarnya.

Dia menjelaskan, secara umum ada dua jenis kanker, yakni kanker jaringan padat dan kanker darah seperti leukemia. Leukemia adalah kanker darah yang menyerang sel-sel darah putih dan bisa menimpa semua umur. Pada anak, kanker ini diklaim sebagai jenis kanker yang kerap ditemui, sedangkan kanker jaringan padat, biasanya disebabkan karena kelainan pembuluh darah dan kelenjar getah bening.

Menurutnya, sampai sekarang penyebab kanker adalah multifaktor. Meski demikian, jika diurutkan lebih sering karena kelainan genetik dan keturunan. Penyebab lain bisa karena paparan zat-zat kimia berbahaya yang menyebabkan kerusakan inti sel. ”Jadi bila ada satu kelainan karena terpapar faktor lain, akan mengakibatkan perubahan perilaku dari sel atau jaringan menjadi ganas. Jika ada orang sama-sama terpapar dengan zat-zat penyebab kanker, kadang kala yang satu menjadi kanker, tetapi lainnya tidak,” paparnya.

Kelainan Tingkat Sel

Dokter Uud mengatakan, kanker adalah suatu proses dari kelainan di tingkat sel dari yang sederhana atau jinak menjadi suatu keganasan. Akan sulit dilakukan penanganan apabila kanker yang ditemui sudah ganas apalagi tahap lanjut. ”Jadi tidak ada keganasan terjadi secara tiba-tiba, tetapi melalui proses yang panjang. Salah satu cara untuk mencegah yaitu dengan deteksi dini, periksa rutin, kontrol ke dokter, dan medical check up. Sementara pada anak, biasanya ketahanan tubuh diperbaiki dengan imunisasi serta pola hidup yang baik,” ungkapnya.

Menurutnya, beberapa studi menyatakan alasan masyarakat enggan melakukan deteksi dini. Antara lain karena ketakutan atau kekhawatiran yang akan terjadi setelah deteksi. Lalu, kurangnya pengetahuan tentang penyakit ini. ”Selain itu juga karena adanya terapiterapi yang tidak terkontrol di luar terapi yang terukur atau medis di masyarakat. Ini mungkin disebabkan adanya informasi yang menyesatkan di masyarakat,” jelasnya.

Adapun penanganan pada kanker yang dilakukan, antara lain dengan kemoterapi, radioterapi hingga operasi. Setiap langkah yang dilakukan didasarkan pada berbagai pertimbangan, antara lain mulai dari kondisi kesehatan pasien dan stadium serta tingkat keparahan penyakit kanker. Sementara itu, baik upaya pencegahan maupun tindakan penanganan tersebut, SMC RS Telogorejo sudah memiliki alat dan fasilitas lengkap serta terkini dan didukung dengan tenaga medis profesional. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi call center 24 jam SMC RS Telogorejo di nomor telepon (024) 8646 6000, (024) 8452912, ph 08112791949 (Dinda).(58)

Berita Lainnya