03 Februari 2018 | Spektrum

Bersahabat dengan Anak

PADAdasarnya SNI adalah standar untuk tiga hal penting, yaitu keamanan, keselamatan, dan kesehatan. Ketiga hal itu menyangkut manusia dan lingkungannya. Sementara ini sasaran pemerintah fokus pada mainan dan barang kebutuhan anak. Persyaratan SNI mainan anak sudah tidak ada kompromi lagi dan wajib diberikan sertifikasi karena menyangkut keselamatan dan kesehatan anak.

Adanya polemik mengenai impor mainan bagi orang dewasa khususnya yang berhubungan dengan biaya telah terjawab dari kebijakan pemerintah. Menilik soal SNI, Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia No. 24/MIND/ PER/4/2013 Tahun 2013 Tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indoensia (SNI) Mainan Secara Wajib sudah menguraikan dengan jelas bahwa mainan yang dimaksud adalah produk yang digunakan anak berusia 14 tahun ke bawah. Hal ini diasumsikan bahwa mereka belum sadar dan paham mengenai efek negatif dari komposisi bahan yang digunakan pada alat mainan.

Selain itu bentuk yang berbahaya seperti sudut yang runcing dan tajam serta bentuk atau bahan yang menarik perhatian untuk dimasukkan ke mulut juga mendapat perhatian lebih.

Macam Mainan

Bagi anak-anak, bermain adalah proses belajar. Oleh karena itu pilihlah mainan anak yang edukatif dan dapat merangsang perkembangannya. Ada tiga jenis kriteria mainan sesuai dengan tujuan utamanya, yaitu motorik, edukasi, dan kreatifitas. Permainan motorik bertujuan untuk menstimulasi kemampuan motorik anak, baik itu motorik halus maupun kasar. Permainan yang dianjurkan seperti sepeda, sepak bola, lompat tali.

Pada permainan edukasi, anak diharapkan dapat mengembangkan kemampuan kognitif, yaitu atensi, logika, dan bahasa dengan cara yang menyenangkan. Gunakan juga alat peraga papan tulis atau kertas besar untuk menggambarkan keampuan logika anak. Pilih tema sederhana sesuai dengan progres logika anak, seperti menghubungkan atau menyamakan bentuk dan warna. Yang terakhir adalah jenis mainan kreatif.

Pada kategori ini, alat mainan anak sudah berkembang dari motorik dan edukatif ke proses coba-coba merangkai. Jenis mainan ini bertujuan melatih kemampuan imajinasi dan berpikir. Alat permaianan yang bisa diaplikasikan pada kategori ini seperti menyusun balok kayu, puzzle, atau merangkai block brick semacam lego.(65)

Penulis :Kartika Runiasari, M Alfi Makhsun, Dadang Aribowo
Grafis :Dadang Aribowo
Penyunting :Wahyu Wijayanto

Berita Lainnya