11 Februari 2018 | Sehat

RS. TELOGOREJO SMC

Pemeriksaan Pranikah, Siapa Takut?

Jenjang pernikahan menjadi dambaan setiap pasangan. Sebelum menuju fase ini, umumnya ada banyak persiapan yang dilakukan oleh masing-masing calon, mulai yang sederhana hingga paling detail. Meski demikian, tidak semua pasangan sadar dan peduli untuk melakukan cek kesehatan pranikah.

Padahal, hal ini dinilai penting untuk mengetahui kondisi kesehatan keduanya. Jadi, apabila ditemukan suatu kelainan yang berisiko menimbulkan penyakit, dapat dilakukan terapi atau pencegahan sedini mungkin.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan SMC RS Telogorejo Semarang, dr Martinus Eddy Wibowo SpOG menjelaskan, pemeriksaan pranikah tidak hanya dilakukan pada wanita, tetapi juga disarankan kepada laki-laki. ”Menikah itu bukan cuma hidup bersama, tetapi harus melihat rencana setelahnya.

Yang paling penting adalah sehat dulu, apakah kita sudah sehat? Medical check up pranikah penting karena terkait bibit kita, yang semua orang tentu menghendaki bibit yang bagus,” ujarnya. Menurutnya, pemeriksaan pranikah bisa dikategorikan secara umum dan khusus.

Pemeriksaan secara umum adalah fungsi-fungsi organ, seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru dan sebagainya. Semua organ tersebut harus diperiksa, terlebih kepada calon pasangan yang mempunyai kebiasaan buruk, misalnya merokok dan minum minuman keras.

”Secara khusus, sebagai seorang dokter kandungan tentu berhubungan dengan kemampuan reproduksi, termasuk laki-laki. Kalau laki-laki yaitu dengan memeriksa kualitas sperma dan lainlain,” kata Eddy.

Penting dan Utama

Adapun untuk perempuan, ada jenis pemeriksaan yang dianggap penting dan utama. Pertama, pemeriksaan darah untuk melihat apakah ada infeksi-infeksi yang dikhawatirkan akan menggangu perkembangan janin. Kemudian pemeriksaan TORCH. Ketiga adalah USG.

”Pemeriksaan TORCH ini meliputi Toksoplasma, Rubela, Cytomegalovirus, dan Herpes simplex. Jadi penyakit yang disebabkan oleh kuman ini dapat mengganggu perkembangan janin. Jika positif salah satunya, sebaiknya dilakukan penundaan kehamilan atau terapi terlebih dahulu,” sebutnya.

Sementara, USG merupakan bagian dari pemeriksaan untuk mengetahui kondisi rahim dan organ pendukungnya. Selain itu, ada pula pemeriksaan yang lebih mendalam lagi, untuk mengetahui apakah ada kekentalan darah atau bukan.

”Bisa disimpulkan, untuk laki-laki sebaiknya pemeriksaan sperma. Sementara untuk perempuan adalah pemeriksaan darah, TORCH, dan USG. Ini dilakukan pada saat screening pranikah dan penting untuk ke depan, semakin awal tentu semakin baik,” jelasnya.

Hasil dari serangkain pemeriksaan tersebut bisa diketahui dua sampai tiga hari setelah dilakukan tes. Dia menyarankan pemeriksaan yang bersifat khusus memang harus dilakukan di rumah sakit.

Adapun pemeriksaan yang berupa fisik semata, misalkan tekanan darah, bisa dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. SMC RS Telogorejo Semarang memberikan kemudahan bagi calon pasangan yang akan melakukan pemeriksaan pranikah, mulai dari pemeriksaan pranikah standar hingga yang terlengkap.

Didukung dengan alat/fasilitas lengkap serta terkini, serta dengan tenaga medis profesional. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi call center 24 jam SMC RS Telogorejo di nomor telepon (024) 8646 6000, (024) 8452912, Ph 08112791949 (Dinda). (58)

Berita Lainnya