14 Februari 2018 | Hukum

PPP Resmi Polisikan Kader Djan Faridz

SEMARANG- Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Semarang di bawah pimpinan Ketum Romahurmuziy (Romi) resmi melaporkan Muhlis Mursidi ke Polres Semarang. Rencananya, DPW PPP juga akan melaporkan kasus serupa ke Polda Jateng.

Muhlis dinilai merugikan PPP dalam kontestasi Pilgub Jateng. Lantaran menyatakan diri sebagai Sekretaris DPWPPP Jawa Tengah dalam forum sosialisasi untuk pemenangan calon gubernur Sudirman Said dan wakil Ida Fauziyah. Muhlis merupakan kader Djan Faridz. Wakil Ketua DPW PPP Jateng Muhamad Ngainirrichadl mengatakan, laporan telah dilakukan, termasuk melengkapi berkas aduan, Senin (12/2). ”Sudah dilaporkan ke Polres Semarang. Hari ini (Senin 12/2) melengkapi berkas,” kata Richadl, kemarin.

Laporan dilakukan DPC PPP Semarang, lanjutnya, karena tempat kejadian perkara di wilayah hukum Kabupaten Semarang. Saat itu, Muhlis melakukan sosialisasi di Bandungan Kabupaten Semarang tanggal 3 Februari lalu.

Tindak Lanjuti Laporan

Anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah ini mengatakan, DPW PPP Jawa Tengah segera menindaklanjuti dengan laporan di Polda Jateng. ”Segera. Harusnya hari ini (Senin 12/2). Namun karena Pak Ketua DPW PPP (Masruhan Samsurie) dan Pak Sekretaris Abdul Syukur jadwalnya masih padat, belum jadi hari ini,” katanya.

Pihaknya mendesak kepolisian untuk mengusut perkara tersebut karena dinilai merugikan. Terlebih lagi, lanjutnya, pernyataan Muhlis itu tersebar di media-media dan spanduk kegiatan itu beredar di Kabupaten Semarang.

Dia khawatir, masyarakat salah paham posisi PPP dalam pertarungan Pilgub Jateng. Jika Muhlis menyatakan ”PPP” mendukung pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah, padahal PPP mendukung pasangan calon gubernur Ganjar Pranowo dan wakilnya Taj Yasin. Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Djan Faridz mengatakan, tindakan merupakan penolakan pengakuan terhadap kemerdekaan. Termasuk, tidak mengakui silasila yang tercantum dalam Pancasila. ”Termasuk melanggar HAM,” katanya singkat.(H81-50)

Berita Lainnya