14 Februari 2018 | Hukum

Anggota DPRD Kebumen Ditahan KPK

  • Dugaan Suap Proyek Disdikpora

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan anggota DPRD Komisi A Kabupaten Kebumen Dian Lestari setelah menjalani pemeriksaan. Penahanan dilakukan setelah Dian ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen, pada 17 Oktober 2017.

”Penyidik menahan tersangka DL, anggota komisi ADPRD Kebumen, selama 20 hari pertama mulai hari ini,” ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah, kemarin. Dikatakan Febri, yang bersangkutan ditahan di Rumah Tahanan Klas 1 Jakarta Timur cabang KPK.

Penetapan tersangka dan penahanan dilakukan merupakan buntut dari operasi tangkap tangan KPK pada Oktober 2016. Dalam kasus tersebut, Dian merupakan tersangka keenam. Selain Dian, KPK telah menjerat lima orang tersangka lain, baik dari unsur Pemkab Kebumen maupun swasta.

Terima Suap

Dian selaku anggota Komisi ADPRD Kebumen diduga secara bersama-sama dengan PNS Dinas Pariwisata Kabupaten Kebumen Sigit Widodo; mantan Ketua Komisi AKebumen Yudhi Tri, dan Sekda Kebumen Andi Pandoyo, menerima suap berkaitan proyek Disdikpora. Mereka diduga menerima suap dari Komisaris PT OSMA Group Hartoyo serta Basiun Suwandi alias Petruk terkait proyek pengadaan buku, alat peraga, dan peralatan teknologi informasi dan komunikasi di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga.

Kasus ini juga menyeret Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad. Yahya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait penerimaan gratifikasi (fee proyek). Meski menyangkal, Yahya langsung mengajukan pengunduran diri kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Atas perbuatannya, Dian disangkakan melanggar Pasal 12 huruf atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 30 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(K32-50)

Berita Lainnya