15 Februari 2018 | Suara Banyumas

Urus Paspor Haji Mulai Akhir Februari

PURWOKERTO- Para calon jemaah haji yang belum memiliki dokumen perjalanan resmi diimbau untuk segera mengurus paspor. Apalagi, keberangkatan calhaj ke Tanah Suci kloter pertama rencananya mulai Juli 2018. Untuk jemaah haji Kabupaten Banyumas, pembuatan paspor akan dimulai 28 Februari hingga 8 Maret 2018 bertempat di Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap.

"Untuk pembuatan paspor tidak ada kendala. Paspor yang diajukan 980 orang, sedangkan jemaah yang sudah memiliki paspor 98 orang," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Banyumas, Imam Hidayat lewat Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU), Amirudin, kemarin. Setelah mengurus dokumen perjalanan resmi, kata dia, para jemaah haji akan melakukan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Namun, besarannya saat ini belum dipastikan. "Besarannya masih menunggu karena sedang dalam pembahasan antara Komisi VIII DPR RI dengan pemerintah.

Tapi kami yang di bawah harus sudah siap dengan peluanasan," katanya. Begitu pula kesiapan dari pihak bank, karena lembaga keuangan itu tidak hanya melayani pelunasan saja namun berkewajiban memberikan seragam batik nasional, suvenir, termasuk kain ihram dan ruku bagi calon jemaah haji. Calon jemaah haji asal Banyumas yang berangkat ke tanah suci pada tahun ini sekitar 1.080 orang. Pemberangkatan ibadah haji kloter pertama secara nasional mulai 16 Juli 2018.

"Mereka yang akan berangkat ke tanah suci pada 2018 adalah para calon haji yang telah mendaftar di awal sampai pertengahan 2011," katanya. Lebih lanjut Amirudin mengemukakan, masyarakat yang mendaftar ibadah haji pada Febaruari 2018, daftar tunggunya sampai 20 tahun atau berangkat pada 2038. Tak heran ketika masa tunggunya lama, sebagian calon jemaah haji menyempatkan diri melaksanakan umrah. Hanya saja, penyelenggaraannya bukan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, tapi biro perjalanan.

"Dari sini (Kemendag) hanya memberikan rekomendasi pembuatan paspor. Rekomendasi ini kami keluarkan dengan syarat-syarat biro perjalanan yang dipakai harus memiliki izin operasional," kata dia. Ia menambahkan, rata-rata rekomendasi pembuatan paspor per bulan mencapai 200 rekomendasi. "Rekomendasi ini untuk warga di wilayah Banyumas, tapi bisa juga untuk warga yang bekerja di Banyumas tapi kependudukannya bukan Banyumas," terangnya.(H60-19)

Berita Lainnya