image

SM/Antara : DENGARKAN SAKSI : Wali Kota nonaktif Tegal Siti Masitha menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (14/2). Dalam sidang tersebut, jaksa menghadirkan enam saksi. (66)

15 Februari 2018 | Hukum

Amir Mirza Giat Bersosialisasi

  • Tersangka Suap Dana RSUD Kota Tegal

SEMARANG- Mantan Ketua Partai Nasdem Brebes, Amir Mirza Hutagalung, ternyata sudah gencar melakukan sosialisasi untuk mendongkrak popularitas untuk persiapan mencalonkan diri sebagai wakil wali kota Tegal. Dia akan mendampingi wali kota petahana Siti Masitha Soeparno. Meski tinggal di Medan dan usahanya di Jakarta, Amir selaku terdakwa kasus suap Wali Kota Tegal Siti Masitha semangat dan tak kenal lelah bersiap maju dalam Pilwalkot Tegal 2018. Hal tersebut terungkap dalam sidang kasus suap dengan terdakwa Siti Masitha dan Amir Mirza Hutagalung, dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (14/2). "Kalau persisnya yang tahu popularitas Pak Amir ya lembaga survei. Namun, Pak Amir pernah menyampaikan ke teman saya bahwa popularitasnya baru 11 persen," jelas Ketua Partai Nasdem Kota Tegal, Ahmad Firdaus Muhtadi, saat memberikan keterangan sebagai saksi. Karena popularitasnya tergolong rendah, Amir giat melakukan sosialisasi.

Menurut Firdaus, terdakwa Amir pernah memberikan santunan kepada 200 anak yatim piatu di Kota Tegal. Sebagai ketua harian tim sukses, Firdaus kerap hadir di posko pemenangan. Di posko itu, ia juga pernah melihat kehadiran Siti Masitha dalam acara buka puasa bersama.

Diakuinya, Nasdem belum secara resmi mendukung pasangan Siti Masitha dan Amir Mirza karena belum ditandatangani ketua umum partai. Namun, bentuk sosialisasi yang dilakukan Amir itu sebagai ikhtiar agar bisa mendapatkan rekomendasi partai. Beberapa saksi lain yang dihadirkan adalah Ketua Partai Hanura Kota Tegal, Abas Toya Bawazier, dan petugas jaga posko pemenangan Masitha- Amir, Imam.

Dalam kesaksiannya, Imam membenarkan bahwa terdakwa Amir kerap melakukan sosialisasi. Saat Ramadan 2017, terdakwa melakukan sosialisasi dalam acara pengajian dan tarawih keliling. Bahkan, Amir pernah melakukan sosialisasi sendirian.

Dalam perkara ini, Amir merupakan penerima suap yang diberikan Wakil Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal Cahyo Supriadi. Suap terkait proyek pengadaan alat kesehatan itu ditujukan kepada Masitha yang juga disidang berbarengan dengan Amir Mirza. Masitha tertangkap tangan oleh KPK. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda masih pemeriksaan saksi-saksi.(J17-39)

Berita Lainnya