15 Februari 2018 | Suara Kedu

Kesadaran Manfaatkan Asuransi Rendah

YOGYAKARTA- Kesadaran masyarakat memanfaatkan asuransi sangat rendah. Hanya 11 persen dari seluruh penduduk Indonesia yang menjadi pengguna asuransi. Hal itu juga terjadi di DIY. Kendati demikian, angka tersebut jauh lebih baik dibandingkan dengan lima atau sepuluh tahun lalu.

“Perlahan tetapi ada pertumbuhan cukup baik. Orang-orang makin sadar ketika hidup penuh risiko tentu akan mengasuransikan dirinya, kesehatannya, pendidikannya, masa depannya dan lain-lain,” ungkap COO Zurich Topas Life, Sutikno Sjarif usai peresmian kantor keagenan baru di Jalan Kabupaten, Sleman, kemarin.

Ia menjelaskan dalam menjalankan usaha, Zurich fokus pada tiga hal yakni kualitas pelayanan, pengalaman dan inovasi. Khusus inovasi, ia mengatakan kantornya sudah menggunakan sistem digital dan layanan online.

Masyarakat yang ingin masuk menjadi nasabah bisa melakukannya melalui laman yang sudah ada. Pembukaan kantor di Yogyakarta menurut Pincipal Kantor Agen Zurich Topas Life Agus Swijono, karena peluang di Kota Pelajar sangat besar.

Tiap tahun ribuan mahasiswa berdatangan melanjutkan pendidikan. Kecuali itu, banyak pula pendatang yang melakukan investasi dan menetap karena merasa nyaman. Ia menambahkan jumlah agen di Jateng-DIY lebih 300 orang.

Angka tersebut tergolong kecil dibandingkan pasar potensial yang jumlahnya jutaan. Pendirian kantor baru salah satunya untuk menjawab tantangan pasar potensial sekaligus menjadi tempat belajar para agen supaya bisa lebih profesional dan berkualitas.

CAO Zurich Topas Life Budi Darmawan mengatakan, Jawa Tengah-DIYmerupakan pasar yang menjanjikan. Pihaknya berusaha mengedukasi masyarakat supaya dengan kesadaran penuh mau berasuransi karena manfaatnya sangat besar.(D19-45)

Berita Lainnya