image

SM/Beni Dewa - MASIH TERGENANG : Dua pelajar melintasi jalan yang masih tergenang banjir, kemarin. (75)

15 Februari 2018 | Suara Muria

11 Desa Masih Tergenang

PATI- Daerah terdampak banjir hingga saat ini makin surut. Meski begitu masih ada sekitar 11 desa dari empat kecamatan yang masih tergenang banjir. Cuaca pun juga diprediksi menyebabkan gelombang tinggi hingga nelayan kecil diminta tetap waspada.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati menyebutkan, untuk empat kecamatan itu seperti Kecamatan Dukuhseti, Gabus, Pati Kota, dan Sukolilo. Untuk Kecamatan Dukuhseti seperti Desa Dukuhseti, Alasdowo, Ngagel, Tegalombo, dan Kembang.

Sedangkan untuk Kecamatan Gabus di Desa Mintobasuki, Banjarsari, Kosekan, dan Sunggingwarno. ''Sedangkan untuk di Kecamatan Pati hanya satu desa yakni Mustokoharjo.

Begitu pula di Kecamatan Sukolilo hanya ada di Desa Kasiyan,'' kata Kepala BPBD Kabupaten Pati Sanusi Siswoyo, Rabu (14/2). Ketinggian air pun terpantau tak begitu tinggi. Ditaksir diperkampungan warga ketinggian mencapai sekitar kurang lebih 20 sentimeter.

''Pengiriman bantuan untuk warga terdampak juga telah kami lakukan secara bertahap. Termasuk tetap melakukan pemantauan langsung situasi dan kondisi serta mengecek ulang debit air di tiap titik yang masih terdapat genangan banjir,'' ujarnya.

Meski begitu pihaknya tetap mengimbau untuk kegiatan penangkapan ikan secara tradisional atau dengan kapal kecil dapat ditunda terlebih dahulu. Pasalnya gelombang tinggi terpantau berpotensi terjadi di sejumlah daerah.

''Dari laporan yang kami terima tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Jawa Tengah dan laut Jawa. Untuk itu kami mengimbau nelayan kecil untuk lebih berhati-hati,'' ujarnya.

Selain itu pihaknya juga mengimbau agar masyarakat dapat tetap meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi musim penghujan. Terutama untuk potensi banjir, longsor, dan bencanalainnya seperti angin kencang. ''Kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang juga patut diwaspadai,'' imbuhnya.(dwa-75)

Berita Lainnya