image

SM/visitmenganti.com : Keindahan Pantai Menganti di Kebumen

01 April 2018 | Jalan-jalan

”Selandia Baru” di Menganti

KABUPATENKebumen memiliki banyak tempat wisata menarik. Satu di antaranya adalah Pantai Menganti di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah. Pantai itu juga dijuluki sebagai Selandian Baru-nya Indonesia karena menyuguhkan pemandangan sangat indah.

Pantai itu berada sekitar 35 kilometer dari Kota Gombong dan 42 kilometer dari Kebumen. Bentang alam berupa perbukitan memang agak menyulitkan untuk mengakses pantai itu. Sebelum mencapai pantai, Anda harus melalui jalan berlika-liku. Namun, percayalah, pemandangannya sungguh menakjubkan. Pegunungan karst yang indah berpuncak kerucut dan laut yang sesekali terlihat dalam perjalanan membuat semua kesulitan menuju ke sana jadi terlupakan. Pantai Menganti baru mulai dibuka pada 2011. Situs visitmenganti. com mengungkapkan, pembukaan Menganti sebagai objek wisata dimulai dengan kontes surving Jawa-Bali serta beberapa kegiatan lain yang meriah.

Saat ini, objek wisata itu dikelola Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Tak hanya pantai, ada belasan area di Menganti yang bisa Anda nikmati. Di sana, wisata pantai berpadu dengan wisata alam pegunungan. Lihatlah, pohon nyiur berjajar sepanjang pantai di Menganti. Berjajar pula perahu nelayan. Pantai Menganti juga mempunyai tebing pantai raksasa yang tinggi dan besar di bagian barat. Itulah Tebing Bidadari.

Di pantai berpasir putih itu banyak batu karang besar. Anda bisa duduk di atas bebatuan itu sembari melepaskan pandangan ke samudra. Ada pula sebuah mercusuar. Anda pun bisa menikmati pemandangan dari ketinggian bangunan itu. Kawasan itu masih alami. Pada musim hujan, Anda dapat menjumpai empat air terjun setinggi 30 meter di sisi barat pantai. Fasilitas yang tersedia pun sudah terbilang lengkap. Banyak tempat cukup menawan bisa menjadi ajang berfoto bersama keluarga atau kawan. Tanjung Karangbata dan Tebing Bidadari adalah tempat favorit.

Di tempat itu tersedia saung-saung untuk rehat. Duduk di saung, Anda bisa memandang laut lepas disemiliri angin pantai yang menyegarkan. Pantai Menganti juga memiliki legenda yang jarang diketahui masyarakat. Konon, pantai itu adalah saksi bisu kisah cinta seorang panglima Kerajaan Majapahit kepada sang kekasih. Jalinan kasih sang panglima dan perempuan itu tidak direstui. Sang panglima memutuskan melarikan diri dan berjanji menemui kekasihnya di pantai itu. Namun setelah seharian penuh menanti, sang kekasih tak muncul. Harapan sang panglima pun pupus.(44)