image
15 April 2018 | Her Spirit

Memikat Ikemen

Tidak ada busana yang lebih baik daripada busana yang bisa dikenakan laki-laki maupun perempuan. Dalam rangka menyiapkan koleksi modest untuk Muffest (Muslim Festival) 2018 yang digelar pada 19- 22/4 mendatang, Elkana Gunawan membuat serangkaian busana pria yang bersifat unisex, yang berjudul ”Ikemen”. Bahasa slang Jepang tersebut memiliki arti ”pria yang tampan”.

Meskipun bertitel ”pria yang tampan”, koleksi yang berupa kemeja, outer, jaket, blazer yang bernuansa hitam, putih dan abu-abu tersebut, memodifikasi gaya busana kimono dengan konsep tukar pakai (mix and match), yang juga bisa dikenakan perempuan.

Dengan memadukan beberapa motif nusantara, dan dengan memadukan gaya Jepang dan Jawa, koleksi Ikemen yang berpotongan simpel namun memiliki detail unik tersebut, tak kalah apik bila dikenakan perempuan, dengan memadukan dres polos dengan outer maupun blazernya.

Salah satu tokoh punakawan, Petruk, menjadi identitas yang menegaskan busana ‘Ikemen Jawa’, berupa patchwork yang terdapat pada bagian punggung, dada, samping kanan, dan kiri pada tiap pakaian.

Potongan yang longgar, beserta lengan yang lebar, membuatnya fit dikenakan untuk berbagai bentuk tubuh. Perpaduannya, bisa dengan celana pendek, panjang, denim, sarung, atau celana model sarung yang tidak gerah dikulit. Elkana masih setia mengolah kain dari beberapa daerah.

Dalam koleksi ”Ikemen” ia memadukan tenun lurik ATBM dari Klaten, Yogyakarta, Tenun Troso Jepara, Batik Semarang, Cirebon, Sukoharjo dan Shibori Pekalongan. Semuanya di-mix sehingga menghasilkan sebuah outfit yang bergaya ala Jepang namun memiliki identitas nusantara yang kental. (63)

Teks: Irma Mutiara Manggia
Foto: Dok. Elkana Gunawan